Jadikan SabdaNya Sebagai Pelita Yang Menerangi Langkah Hidup Kita

KEDATANGAN Yesus yang kedua kali sudah dinubuatkan, namun tiada seorang pun yang tahu kapan saatnya tiba. Akibatnya banyak orang mengalami kebosanan di dalam menjalani masa penantian yang panjang dan tak menentu. Ketidakwaspadaan membuat mereka lengah, sehingga ketika berbagai godaan dan penderitaan datang mendera, mereka goyah, menyimpang dari jalanNya dan akhirnya jatuh ke dalam lembah dosa.

Tuhan tidak ingin manusia binasa, oleh sebab itu Ia berikan berbagai tanda yang menyatakan kehadiranNya. Lewat orang di sekeliling kita dan berbagai peristiwa kehidupan, Ia menyapa, menegur dan meneguhkan kita. Hanya pribadi yang tekun menjalin relasi yang erat dan akrab denganNya, mampu mengenali suaraNya di tengah kebisingan dunia.

Jangan hanya menyibukkan diri pada hal-hal duniawi sehingga mengabaikan yang rohani. Hidup harus seimbang, kita membutuhkan baik makanan jasmani mau pun rohani. Tekunlah membaca dan merenungkan sabdaNya. Amalkan sabdaNya di dalam kehidupan sehari-hari dan perkenankan Ia membentuk kita untuk hidup seturut kehendakNya.

Mari jadikan sabdaNya sebagai pelita yang menerangi langkah hidup kita. Dengan berpedoman pada sabdaNya, kita akan diarahkan menuju Sang Terang Dunia.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: