Jadi Saksi Kristus


PETRUS adalah seorang nelayan yang sederhana, tidak berpendidikan tinggi, spontan dalam berkata-kata dan berwatak keras. Ia merupakan orang pertama dari antara para rasul yang mengakui bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup. Namun, ia juga pernah tiga kali menyangkal Yesus di muka umum. Imannya yang kokoh, keterbukaannya terhadap kehendak Allah dan semangatnya yang tinggi untuk bangkit dari kelemahannya, menghantarnya menjadi seorang pemimpin Gereja.


Kita adalah manusia yang tidak sempurna, memiliki banyak kekurangan dan kelemahan. Tetapi Tuhan tetap memilih dan memanggil kita untuk menjadi saksiNya lewat profesi kita masing-masing. Jangan jadikan ketidaksempurnaan kita sebagai penghambat untuk melayani Dia dan sesama. Senantiasalah membina relasi yang erat denganNya agar kita semakin mengenal pribadiNya, mengalami kehadiran dan kasihNya. Dengan demikian kita dapat menanggapi panggilanNya dengan penuh iman, percaya bahwa Ia pasti akan membimbing dan menyertai kita dalam melaksanakan tugas perutusanNya.


Mari kita meneruskan tugas para rasul dengan penuh tanggung jawab. Persembahkan diri kita kepadaNya, layani sesama dengan sukarela, sukacita dan penuh kasih.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: