Jadi Pemimpin, Jangan Mlenca-mlence!

peragu by tempo

“MAKA jawab Ayub kepada TUHAN, ‘Sesungguhnya, aku ini terlalu hina; jawab apakah yang dapat kuberikankepada-Mu? Mulutku kututup dengan tangan. Satu kali aku berbicara, tetapi tidak akan kuulangi; bahkan dua kali, tetapi tidak akan kulanjutkan.” (Ayub 39,36-38)

Para sesepuh memberikan nasihat demikian, “Sabda pandhita ratu tan kenawola-wali”. Nasihat ini ditujukan kpd pemimpin masyarakatatau pemimpin agama.

Kata-kataseorang pemimpin tidak boleh diulang-ulang, sekali diucapkanberlaku utkseterusnya. Ini merupakan suatu nasihat agar parapemimpin tidak ‘mencla-mencle’dlm kata-kata dan sikapnya.

‘Mencla-mencle’ artinya tidakbisa dipercaya dandipegang kata-katanya dan tidak bisa diteladan sikapnya; tidakada kesatuan antarakata-kata dan sikap atau perilakunya. Istilah ini bisa munculdlm duniapolitis, saat banyak orang bersaing utk mendapatkan kedudukan atau kekuasaan.Mereka saling menjelekkan satu dengan yang lain, saling menilaikata-kata dan sikaplawan-lawan politisnya, yang begitu cepat berubah dari saat-ke saat.

Dlm kehidupansehari-hari, orang-orang dengan tipe dan kebiasaan seperti ini mungkin  juga mudah ditemukan, entah dalam  keluarga, di tempat kerja, di lingkungan atau di tengahmasyarakat. Selalu saja ada orang yang pandai dan terbiasa untuk  ‘mencla-mencle’; mereka omong tentang suatu hal atau satu tema secara berbeda-beda; kepada  yang satu dia omong A, kepada yang lain dia omong B; pagi hari bilang mendukung, sore hari sudah menolak; kepada yang satu bilang all out, kepada yang lain bilang walkout. Kata-katabisa berubah cepat, keputusan bisa mudah berganti, sikap hidup bisa tidak konsisten.

Ayub memberikan inspirasi dlm berkata-kata danbersikap secara tepat,khususnya berhadapan dengan Tuhan. Tidak ada sikap yang lbh baikselain hanya rendah hati, diam dalam keheningan, menutup mulut dengan tangan agar tidak mengeluarkankata-kata yang menjijikkan, membingungkan dan menandakan kebodohan manusia.Teman-teman selamat  berkarya.

Foto kredit: Ilustrasi (Courtesy of Tempo)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: