Iman Sejati


YESUS kecewa ketika melihat para rasul tidak mempu menyembuhkan seorang anak. Sungguhpun mereka telah diberi kuasa olehNya, namun keraguan yang menyelimuti diri mereka menjadi penyebab utama gagalnya tugas yang diemban mereka.


Iman yang kokoh harus menjadi landasan utama di dalam hidup kita. Permasalahan dan kesulitan yang kita jumpai baik di dalam keluarga, pekerjaan dan pelayanan harus kita atasi dengan iman yang mendalam, yang berakar kuat kepadaNya. Namun bukan berarti kita hanya duduk berdoa siang malam, mengharapkan mukjizatNya tanpa melakukan usaha apapun. Sadari bahwa iman tanpa perbuatan akan sia-sia belaka.


Maka sambil terus berupaya mengatasi segala persoalan yang ada, hendaknya kita tak jemu-jemu datang ke hadapanNya dengan kerendahan hati. Mari bersandar kepada kekuatanNya, dan percaya kepadaNya dengan sepenuh hati. Pada saatNya, Ia akan turun tangan untuk memberikan jalan keluar yang terbaik bagi kita.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Comment