I Have A Dream

Ayat bacaan: Kejadian 37:5
======================
“Pada suatu kali bermimpilah Yusuf, lalu mimpinya itu diceritakannya kepada saudara-saudaranya; sebab itulah mereka lebih benci lagi kepadanya.”

Banyak orang menyepelekan mimpi. Banyak pula yang tidak mau bermimpi, karena tidak mau kecewa kalau mimpi yang telalu muluk akan menimbulkan kekecewaan ketika berhadapan dengan realita yang jauh dari gambaran mimpi. Di kalangan kristen banyak orang takut bermimpi karena merasa bahwa mimpi dapat mengarah pada ambisi pribadi yang bertentangan dengan kehendak Tuhan, atau malah mengarah pada hal2 berbau mistis.

Hari ini kita melihat kisah Yusuf. Pada awal kisah Yusuf, dikatakan bahwa Yusuf bermimpi bakal menjadi seorang raja.Dia bermimpi saudara2nya bersujud hingga ke tanah dan berdiri tegak diantara ikatan gandum2 yang berdiri tegak. Hal ini membuat Yusuf semakin dibenci oleh saudara2nya, dan selanjutnya kisah Yusuf tentu tidak asing lagi bagi anda. Sekilas, mungkin mimpi Yusuf itu terlihat sebagai sebuah ambisi pribadi, karena pada waktu itupun Yusuf belum tahu apa yang ditujukan Tuhan dalam hidupnya. Tapi ternyata Tuhan memberikan mimpi itu pada Yusuf dengan tujuan untuk menyelamatkan seluruh dunia dari kelaparan. “Kelaparan itu merajalela di seluruh bumi. Maka Yusuf membuka segala lumbung dan menjual gandum kepada orang Mesir, sebab makin hebat kelaparan itu di tanah Mesir.Juga dari seluruh bumi datanglah orang ke Mesir untuk membeli gandum dari Yusuf, sebab hebat kelaparan itu di seluruh bumi.” (Kej 41:57)

Martin Luther King Jr sang pejuang hak2 sipil dan hak asasi bagi kaum kulit hitam mengakhiri pidatonya yang sangat populer di Lincoln Memorial tahun 1963 dengan serangkaian kalimat: “I Have A Dream”. Penggalan I Have I Dream milik Martin Luther King Jr ini menjadi bagian sangat penting dalam sejarah dunia. Ia bermimpi bahwa warga kulit hitam akan memiliki hak yang sama dan berjalan beriringan dengan warga kulit putih. Impian Martin Luther bukanlah sebuah mimpi untuk ambisi pribadi. Dalam pidatonya itu, dia berkata dengan jelas mendapat mimpi yang alkitabiah. Lihat beberapa ayat alkitab yang ia katakan hadir dalam mimpinya, seperti Mazmur 30:5, Amos 5:24 dan Yesaya 40:4. Saat ini, ada jutaan warga kulit hitam bersorak sorai ketika Obama tampil menjadi kandidat presiden Amerika dari partai Demokrat.

Tidak ada yang salah dalam bermimpi. Mimpi bisa berupa visi, aspirasi dan cita2 yang dapat menentukan arah hidup seseorang. Orang yang takut bermimpi akan cenderung sulit untuk mengembangkan potensinya, dan cenderung hidup tanpa tujuan. Banyak orang gagal untuk hidup dalam potensi maksimal karena tidak memiliki mimpi besar, atau mimpi yang tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Mimpi haruslah menempatkan Tuhan sebagai figur utama yang dimuliakan dalam penggenapan mimpi tersebut. Bukan untuk ambisi, bukan untuk kekayaan pribadi. Ketika anda bermimpi untuk menjadi pengusaha sukses, apakah tujuan akhir anda untuk memperkaya diri, untuk pamor, atau untuk memperluas pekerjaan Tuhan lewat berkat2 Tuhan yand hadir dalam usaha anda? Fokuslah pada Tuhan, dan raihlah mimpi anda!

Mulailah bermimpi dan biarkan Tuhan mengerjakan perkara2 besar untuk meraihnya.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Comment