Humor Jesuit (3)

potongan roti by istTentang Berbagi DUA orang pastor –satu Jesuit dan lainnya Fransiskan—sekali waktu berdua tengah duduk di satu meja untuk makan malam bersama. Untuk cuci mulut, petugas dapur menyajikan kue pie apel sebanyak dua potong. Hanya, potongan keduanya tidak simetris; satunya jauh lebih besar dari lainnya. Pastor Jesuit itu lalu mengulurkan tangan dan mengambil bagian yang lebih besar untuk dirinya. Maka sang pastor Fransiskan langsung berkomentar, “Santo Fransiskus selalu mengajarkan kami untuk mengambil bagian yang lebih kecil.” Pastor Jesuit itu langsung menyahut, “Berarti memang sesuai, karena itulah yang engkau dapatkan.” (Baca juga:  Humor Jesuit (2) Kaul Ketaatan SUATU konferensi kaum religius yang membahas topik kaul ketaatan dalam ordo religiuis, maka seorang perwakilan Jesuit ditanya, “Ordo Jesuit sangat menekankan ketaatan sebagai salah satu keutamaan. Bagaimana kalian memastikan imam kalian tetap setia pada kaul ketaatan tersebut?” Pastor Jesuit itu menjelaskan, “Sederhana saja. Pembesar/Pimpinan kami pertama-tama menanyakan misi apa yang kami ingin kerjakan, dan kemudian mengutus kami untuk melakukan misi tersebut. Sehingga kami tidak punya masalah dengan kaul ketaatan.” Peserta lain bertanya lagi, “Tapi pasti ada beberapa anggota kalian yang tidak tahu apa yang ingin mereka lakukan. Lalu apa yang kalian lakukan terhadap mereka?” Pastor Jesuit itu menjawab, “Kami menjadikan mereka sebagai superior kami.”

potongan roti by ist

Tentang Berbagi

DUA orang pastor –satu Jesuit dan lainnya Fransiskan—sekali waktu berdua tengah duduk di satu meja untuk makan malam bersama. Untuk cuci mulut, petugas dapur menyajikan kue pie apel sebanyak dua potong. Hanya, potongan keduanya tidak simetris; satunya jauh lebih besar dari lainnya.

Pastor Jesuit itu lalu mengulurkan tangan dan mengambil bagian yang lebih besar untuk dirinya.
Maka sang pastor Fransiskan langsung berkomentar, “Santo Fransiskus selalu mengajarkan kami untuk mengambil bagian yang lebih kecil.”

Pastor Jesuit itu langsung menyahut, “Berarti memang sesuai, karena itulah yang engkau dapatkan.” (Baca juga:  Humor Jesuit (2)

Kaul Ketaatan

SUATU konferensi kaum religius yang membahas topik kaul ketaatan dalam ordo religiuis, maka seorang perwakilan Jesuit ditanya, “Ordo Jesuit sangat menekankan ketaatan sebagai salah satu keutamaan. Bagaimana kalian memastikan imam kalian tetap setia pada kaul ketaatan tersebut?”

Pastor Jesuit itu menjelaskan, “Sederhana saja. Pembesar/Pimpinan kami pertama-tama menanyakan misi apa yang kami ingin kerjakan, dan kemudian mengutus kami untuk melakukan misi tersebut. Sehingga kami tidak punya masalah dengan kaul ketaatan.”

Peserta lain bertanya lagi, “Tapi pasti ada beberapa anggota kalian yang tidak tahu apa yang ingin mereka lakukan. Lalu apa yang kalian lakukan terhadap mereka?”

Pastor Jesuit itu menjawab, “Kami menjadikan mereka sebagai superior kami.”

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply