Hidup Monoton dan Mandul

hidup monoton by dyan law“Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!” (Luk 13, 7) SAAT  ini banyak tersedia bibit tanaman buah yang unggul, yakni tanaman buah yang bisa tumbuh subur dan […]

hidup monoton by dyan law

“Lalu ia berkata kepada pengurus kebun anggur itu: Sudah tiga tahun aku datang mencari buah pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini! Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!” (Luk 13, 7)

SAAT  ini banyak tersedia bibit tanaman buah yang unggul, yakni tanaman buah yang bisa tumbuh subur dan cepat menghasilkan buah. Misalnya bibit unggul buah durian yang banyak tersebar di daerah Banyumas.

Banyak orang tertarik untuk mencobanya. Banyak orang merasa senang dan gembira, saat mereka melihat buah-buah bergelantungan di pohon yang mereka tanam. Sebaliknya, banyak orang akan merasa kecewa dan sebel, ketika tanaman buah yang telah ditanam bertahun-tahun lamanya jarang menghasilkan buah. Mereka ini biasanya segera memutuskan untuk menebang tanaman tersebut dan menggantinya dengan bibit lain yang lebih bagus.

Hidup manusia pun sering seperti tanaman buah.

Ada saatnya seseorang mengalami bahwa hidupnya mandul atau tidak bisa menghasilkan buah yang baik, seperti yang diharapkan. Setelah tiga tahun belajar, ada saja siswa yang tidak memenuhi standar minimal kelulusan. Angka atau huruf dalam rapotnya selalu sama dari tahun ke tahun.

Sekalipun sudah berusia perak, relasi pasutri menjadi hambar, karena mereka tidak mempunyai keturunan.Sudah sepuluh tahun seseorang membuka warung; namun demikian warungnya tidak semakin besar, barang dagangan juga tidak bertambah banyak. Sekian banyak buku sudah dibaca dan mbah google pun sudah berkali-kali dimintai informasi; namun demikian kok tetap belum ada ide muncul untuk menyusun proposal penelitian.

Hidup manusia sering terasa mandul: tidak menghasilkan prestasi, keuntungan, kreativitas, perkembangan atau kemajuan. Kehidupan rohani pun bisa mengalami kemandulan. Doa dilakukan, ke gereja dilaksanakan, baca Kitab Suci disempatkan; namun demikian batin tetap kosong, tidak ada sukacita dan kegembiraan serta kedamaian, malas dalam pelayanan, kasih tidak pernah terwujudkan.
Sudah berapa lama pohon ara hidupku mandul dan tidak menghasilkan buah?

Teman-teman selamat pagi dan selamat berakhir pekan. Berkah Dalem.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply