Hidup Mati Organisasi di Tangan Bendahara

zimbabwe3“Lalu ia memanggil bendahara itu dan berkata kepadanya: Apakah yang kudengar tentang engkau? Berilah pertanggungan jawab atas urusanmu, sebab engkau tidak boleh lagi bekerja sebagai bendahara.” (Luk 16, 2) BENDAHARA merupakan sebuah jabatan yang selalu ada dalam kepanitiaan, kepengurusan, organisasi atau kelompok kebersamaan lain. Komunitas umat beriman, dalam berbagai jenis dan jenjang, pun mengenal jabatan […]

zimbabwe3

“Lalu ia memanggil bendahara itu dan berkata kepadanya: Apakah yang kudengar tentang engkau? Berilah pertanggungan jawab atas urusanmu, sebab engkau tidak boleh lagi bekerja sebagai bendahara.” (Luk 16, 2)

BENDAHARA merupakan sebuah jabatan yang selalu ada dalam kepanitiaan, kepengurusan, organisasi atau kelompok kebersamaan lain. Komunitas umat beriman, dalam berbagai jenis dan jenjang, pun mengenal jabatan atau tugas ini. Banyak murid mendapatkan tugas atau jabatan ini di tempat mereka kerja, di tengah masyarakat dimana mereka tinggal, serta dalam kelompok lain dimana mereka terlibat aktif.

Bendahara merupakan jabatan yang banyak berkaitan dengan pengelolaan dana serta harta benda. Orang diberi tugas sebagai bendahara dengan banyak pertimbangan, seperti kemampuannya untuk mengelola keuangan dan harta benda, kejujurannya, integritasnya dikenal baik. Banyak kisah dan pengalaman dari para bendahara. Ada bendahara yang sukses dalam mengelola dananya, sehingga bisa bertambah dalam jumlah besar.

Ada bendahara yang sekedar mencatat pemasukan dan pengeluaran; ada pula yang hanya bertindak sebagai kasir. Ada bendahara yang begitu ‘keukeuh’ memegang dana, sehingga sulit cair; ada pula yang cenderung boros.

Ada bendahara yang ketipu oleh para investor; ada pula bendahara yang bijaksana dalam menyimpan dana. Ada bendahara yang ‘dionyo-onyo’ dan tidak dipercaya Pastor Paroki; ada pula bendahara yang bertugas berlama-lama.

Ada bendahara yang bisa membuat laporan dengan jelas dan transparan; ada pula yang tidak jelas dan ‘mbulet’ dalam kelola keuangan.

Apa pun kisah dan pengalamannya, seorang bendahara umumnya mengelola dana dan harta benda bukan miliknya sendiri. Bendahara hanya bertugas sebagai pengelola dan bukan pemilik.

Ini merupakan dua hal yang berbeda, tetapi sering dikacaukan dan dicampuradukkan oleh sementara bendahara yang tidak baik. Dana dan harta dikelola dengan maksud atau tujuan tertentu, selaras dengan visi kelompoknya.

Sebagai pengelola, bendahara wajib membuat laporan dan pertanggungjawaban atas tugasnya dengan jelas, benar dan transparan, disertai bukti-bukti yang valid. Kisah dan pengalaman para bendahara memberikan pesan bahwa dalam banyak hal, manusia itu sesungguhnya hanyalah pengelola dan bukan pemilik. Pemilik utama dari segala hal adalah Allah.

Teman-teman selamat pagi dan selamat berkarya. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply