DALAM Injil hari ini, Yesus menggunakan metafora tentang pohon untuk melukiskan kehidupan orang Kristiani. DikatakanNya bahwa sebuah pohon yang baik pasti akan menghasilkan buah yang baik.


Sebagai murid Kristus, hendaknya iman kita terhadapNya berbuah kasih dan kebaikan di dalam kehidupan sehari-hari. Untuk itu, dibutuhkan ketekunan dalam mengolah hati agar menjadi lahan yang subur bagi pertumbuhan iman kita. Pupuklah dengan firman dan doa, dan pangkaslah dari segala hal yang jahat. Dengan demikian hidup kita akan memberikan dampak positif bagi orang di sekitar kita dan menjadi saluran berkat bagi yang membutuhkannya.


Kehidupan di dunia tidak selalu merupakan sebuah perjalanan yang mulus dan nyaman. Banyak sekali rintangan dan hambatan yang harus dilalui. Agar hidup kita senantiasa menghasilkan buah yang baik di dalam segala kondisi, maka kita harus selalu melekat kepadaNya.  Bangunlah kehidupan kita dengan Kristus sebagai pusatNya. Perkenankan Ia membentuk kita, jadilah pelaksana SabdaNya walaupun terasa pahit dan menyakitkan. Hanya dengan demikian kita akan mampu berdiri tegak, tetap setia kepadaNya dan menjadi pribadi yang berintegritas, meski didera berbagai badai dan gelombang kehidupan.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.