Hati Merindu Sejahtera, kepada Siapa?

uang tumpukan by PinterestBAGAIMANA ini, katanya demi kesejahteraan rakyat kau rela korbankan hidup tetapi ternyata diam-diam kau bersikap korup? Katanya ingin melayani Bumi Pertiwi tetapi ternyata kau rusak Dia dengan sibuk mencintrakan diri? Tak ada seorang bunda pun bapa yang tega melenggang pergi mewariskan nestapa kepada anak-anaknya di garis batas antara hidup dan mati! Apa pun bentuk pengorbanannya, […]

uang tumpukan by Pinterest

BAGAIMANA ini, katanya demi kesejahteraan rakyat kau rela korbankan hidup tetapi ternyata diam-diam kau bersikap korup?

Katanya ingin melayani Bumi Pertiwi tetapi ternyata kau rusak Dia dengan sibuk mencintrakan diri?

Tak ada seorang bunda pun bapa yang tega melenggang pergi mewariskan nestapa kepada anak-anaknya di garis batas antara hidup dan mati! Apa pun bentuk pengorbanannya, kesejahteraan generasi ke generasi tak terbantahkan untuk diwujudjan, bukan rasa aman nyaman keluarga apalagi krooni.

Dari waktu ke waktu yang terbaik bagi yang di belakangku pengganti kursiku mestinya menjadi cita setulus Cinta demi kebaikan yang di depanku terwujud Damai sejahtera bagi semua dan itu yang utama

Rasanya tak lagi ada semangat Bapa Abraham pun Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan anak kesayangannya demi terlangitnya Cinta dan Takwa namun lebih dari segalanya terwariskannya puing-puing sejahtera. Di manakah ia?

Bagaimana ini anak-anak lapar haus tanpa baju dan celana, Terlunta-lunta? Demi mereka kau akan mulai nenaburkan benih-benih Pengharapan agar Panen Raya bagi seluruh bangsa.

Selamat singsingkan tak hanya lengan baju tetapi segenap Jiwa Raga demi merindu Sejahtera, kepada Siapa? Engkau sendiri tahu jawabannya kecuali kau berpura-pura tak mengetahuinya.

Selamat menanti dan menikmati masa transisi dari

Girli Kebon Dalem
03.09.2014 lingsir wengi…
»̶•̵̭̌•̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊•̵̭̌•̵̭̌«̶

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply