Harta Karun

Ayat bacaan: Ibrani 6:12
====================
“agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.”

harta karun

Sewaktu kecil saya sangat menggemari kisah-kisah harta karun peninggalan bajak laut. Bukan bajak lautnya yang menarik bagi saya, tapi harta karunnya. Tokoh utama menemukan sebuah peta yang berisi petunjuk jalan menuju ke tempat di mana harta karun itu disimpan. Setelah mengikuti petunjuk-petunjuk itu, akhirnya sebuah peti harta karun yang penuh dengan emas permata pun ditemukan tertimbun di dalam tanah. Ini kisah yang selalu saya gemari karena ada proses yang dilakukan terkadang penuh dengan sandi atau rahasia sampai akhirnya harta karun itu berhasil diperoleh. Berjalanlah hingga langkah tertentu, jika anda mengabaikannya maka bahaya menghadang. Mengikuti sepenuhnya dengan teliti dan taat akan membawa anda untuk menemukan harta terpendam itu. Bisakah harta karun itu langsung muncul di hadapan kita? Tentu tidak. Jika bisa tentu namanya bukan lagi harta karun. Untuk bisa memperoleh harta karun, orang harus terlebih dahulu memiliki petanya, lalu membacanya baik-baik, mempelajarinya dengan seksama dan mengikuti petunjuk yang dimuat di dalam peta. Setelah itu semua dilakukan barulah harta karun itu bisa ditemukan.

Alkitab berisi begitu banyak tulisan yang memuat firman Tuhan sebagai penuntun hidup yang mengarahkan kita kepada keselamatan. It’s a God’s treasure chest! Harta karun Tuhan. Seperti halnya harta karun, kita tidak akan bisa mendapatkan apa-apa jika tidak membaca, mempelajari, merenungkan dan melakukan segala yang digariskan Tuhan kepada kita. Tuhan mengingatkan itu melalui Yosua (Yosua 1:8), kita bisa melihat itu lewat Ezra (Ezra 1:1-11) dan tokoh-tokoh alkitab lainnya, dan seperti apa yang diajarkan Yesus sendiri. (Lukas 6:46-49). Kita tidak akan bisa melakukan sebelum kita mengetahui jelas apa yang menjadi suara Tuhan, kita tidak bisa mengetahui sebelum mulai membaca. Seperti halnya mengikuti peta harta karun, kita pun akan masuk pada jebakan atau kebinasaan jika kita bertindak di luar petunjuk yang telah disediakan. Sebaliknya keselamatan dan keberhasilan akan bisa dicapai apabila kita setia mengikuti langkah demi langkah. Alangkah sayangnya jika kita masih melewatkan begitu banyak janji Tuhan hingga hari ini.

Menjalani hidup tidaklah mudah. Seringkali ada banyak kerikil menghalangi langkah, bahkan angin badai permasalahan pun bisa silih berganti menerpa kita. Ada saat-saat dimana kita tidak lagi bisa berbuat apa-apa dan hanya berharap pada sebuah keajaiban. Tanpa adanya pegangan niscaya kita lemah dan akan mudah sekali untuk menyerah kalah kehilangan tenaga dan harapan untuk terus bertahan. Kita seringkali terjebak untuk terus tenggelam dalam permasalahan, padahal Tuhan telah begitu banyak memberikan janji kekuatan, kesembuhan dan keselamatan lengkap dengan petunjuk bagaimana cara mendapatkannya. Dan itu semua telah tertulis dalam alkitab. Tidak hanya itu saja, tapi alkitab juga mencatat begitu banyak kesaksian dari orang-orang yang telah mengalami sendiri bagaimana luar biasanya ketika janji Tuhan digenapi. Lihatlah serangkaian saksi iman yang tercatat di dalam Ibrani 11. Bacalah Ibrani 11, disana kita bisa menyaksikan sendiri bagaimana iman, sebagai dasar dari sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari sesuatu yang tidak kita lihat (ay 1) ternyata mampu menjadi solusi. “Sebab oleh imanlah telah diberikan kesaksian kepada nenek moyang kita.” (ay 2). Berbagai tokoh dalam rentang waktu yang berbeda mendapatkan bukti nyata dari iman mereka yang kuat. Waktunya ada yang segera dan ada yang harus menunggu, namun pada akhirnya semua janji Tuhan itu digenapi, meski pada awalnya kelihatan mustahil sekalipun, dan segalanya indah pada waktunya. (Pengkotbah 3:11).

Apakah anda merasa lemah hari ini akibat tekanan masalah? Tuhan menjanjikan bahwa anda bisa “beroleh kekuatan dalam kelemahan” (ay 34). Apakah anda merasa masalah anda hari ini sudah terlambat diselesaikan? Sara membuktikan bahwa Tuhan sanggup membuat kemustahilan menjadi nyata (ay 11). Laut merah terbelah, selamat dari pembunuhan bahkan orang yang sudah mati hidup kembali, semua itu sudah menjadi catatan kesaksian para pahlawan iman yang dicatat dalam Ibrani 11. Bukan hanya mereka, tapi setebal alkitab itu kita akan terus menemukan bukti bagaimana Tuhan mampu memulihkan apapun lewat iman kita. Oleh karena itulah Penulis Ibrani mengingatkan kita agar terus “menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya.” (Ibrani 6:11). Semua ini sungguh berguna, “agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa yang dijanjikan Allah.” (ay 12). Kita haruslah terus bersemangat sampai akhir, agar kita bisa menerima apa yang kita harapkan, terutama janji keselamatan sebagai anugerah terbesar yang diberikan Tuhan buat kita.

Anda ingin semua mukjizat bisa menjadi nyata dalam hidup anda? Jangan lewatkan harta karun Tuhan. Jangan biarkan harta karun itu teronggok berdebu di lemari anda. Mulailah buka, baca, renungkan dan lakukan hari ini juga. Ada banyak sekali janji Tuhan yang diberikan di sana, begitu banyak hingga anda akan terkejut melihat begitu banyak rahasia yang dibukakan terhadap hal-hal yang mungkin tidak pernah anda ketahui sebelumnya. “Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.” (Roma 15:4). Itulah harta terpendam yang jauh lebih berharga dari emas, perak dan permata, dan itu semua saat ini ada di depan mata kita. Generasi-generasi terdahulu sudah membuktikan kebenarannya. Dan jika semua itu terbukti bagi mereka, kepada kita pun itu bisa terjadi. So, let’s discover God’s treasure chest today and receive all His valuable promises!

Janji-janji Tuhan bagai harta karun yang sedang menanti untuk ditemukan

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: