Hari III Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristiani sejak 1908

sabathSelasa, 20 Januari  2015 Ibr. 6:10-20; Mzm. 111:1-2,4-5,9,10c; Mrk. 2:23-28. APA makna menjaga kesucian hari Sabat bagi kita? Apa maksud utama di balik perintah ini? Yesus kepada mereka, “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat. Jadi Anak Manusia adalah Tuhan, juga atas hari Sabat.” Menurut hukum, hari Sabat adalah saat untuk mengenang dan merayakan kebaikan Allah dan karya keselamatan-Nya.  Sabat merupakan hari untuk memuliakan Allah dan mensyukuri karya keselamatan-Nya. Tujuannya adalah untuk membawa setiap karya kita dalam perhentian yang menyegarkan. Namun tujuan utama ini telah disalahtafsirkan oleh kaum Farisi. Maka Yesus mengingatkan mereka bahwa hukum Sabat diberikan untuk keuntungan kita, untuk menyegarkan dan membarui hidup kita di hadirat-Nya. Sabat itu untuk kebaikan bukan kejahatan. Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita belajar menghormati dan menyembah Tuhan Yesus dan menghormati sesama serta merayakan hari Tuhan. Kita merayakan kebaikanNya dalam doa dan sembah sujud kita serta mensyukuri karya keselamatan Tuhan. Tuhan Yesus Kristus, semoga kami mempersembahkan doa dan pujian kami bagiMu dan demi keselamatan sesama. Semoga kami selalu berbelas kasih kepada sesama sebagaimana Dikau berbelas kasih kepada kami selamanya. Amin. Kredit foto: Ilustrasi

sabath

Selasa, 20 Januari  2015
Ibr. 6:10-20; Mzm. 111:1-2,4-5,9,10c; Mrk. 2:23-28.

APA makna menjaga kesucian hari Sabat bagi kita? Apa maksud utama di balik perintah ini?

Yesus kepada mereka, “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat. Jadi Anak Manusia adalah Tuhan, juga atas hari Sabat.”

Menurut hukum, hari Sabat adalah saat untuk mengenang dan merayakan kebaikan Allah dan karya keselamatan-Nya.  Sabat merupakan hari untuk memuliakan Allah dan mensyukuri karya keselamatan-Nya. Tujuannya adalah untuk membawa setiap karya kita dalam perhentian yang menyegarkan.

Namun tujuan utama ini telah disalahtafsirkan oleh kaum Farisi. Maka Yesus mengingatkan mereka bahwa hukum Sabat diberikan untuk keuntungan kita, untuk menyegarkan dan membarui hidup kita di hadirat-Nya. Sabat itu untuk kebaikan bukan kejahatan.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita belajar menghormati dan menyembah Tuhan Yesus dan menghormati sesama serta merayakan hari Tuhan. Kita merayakan kebaikanNya dalam doa dan sembah sujud kita serta mensyukuri karya keselamatan Tuhan.

Tuhan Yesus Kristus, semoga kami mempersembahkan doa dan pujian kami bagiMu dan demi keselamatan sesama. Semoga kami selalu berbelas kasih kepada sesama sebagaimana Dikau berbelas kasih kepada kami selamanya. Amin.

Kredit foto: Ilustrasi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply