Hari II Pekan Doa Sedunia untuk Kesatuan Umat Kristiani sejak 1908

paus dan patriarkSenin, 19 Januari 2015 Ibrani 5:1-10; Mzm 110:1.2.3.4; Markus 2:18-22 … Jadi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula…. Mari kita perhatikan tema ini dari Injil hari ini. Yesus mengingatkan para murid-Nya tentang masalah pikiran yang tertutup hingga menolak untuk belajar tentang hal-hal baru. Yesus menggunakan gambaran yang dikenal para pendengarNya yakni tentang kantong anggur yang lama dan baru. Pada zaman Yesus, anggur disimpan di kantong bukan di botol. Anggur yang baru yang dituang ke kantong lama akan menghancurkannya sebab anggur itu masih akan berfermentasi. Gasnya akan mengembang dan menggerus kantongnya sehingga jebol. Kantong baru elastis sehingga lebih tahan. Bagaimana dengan kita? Menerima atau menolak hal-hal baru? Ada saat untuk puasa ada saat untuk pesta. Ada saatnya terbuka terhadap yang baru. Keduanya dapat selaras asal kita terbuka pada Yesus. Adorasi Ekaristi Abadi merupakan hal lama dan baru dalam Yesus Kristus. Di dalamnya kita menyembah Yesus yang menghendaki keterbukaan pada yang baru dalam Roh Kudus bukannya bersikap kaku dan beku. Yesus menghendaki kita terbuka laksana kantong baru menerima anggur baru. Mari kita bertumbuh dalam semangat baru itu. Tuhan Yesus Kristus penuhilah kami dengan dengan kasih dan kebenaranMu. Bantulah kami berkat doa dan adorasi abadi untuk terbuka pada rahmatMu yang memperbaharui hidup kami. Semoga kami siap menyambut hal-hal baru khususnya dalam merajut persaudaraan sejati lintas iman dan antar Gereja dalam dialog interreligius dan ekumenis tanpa takut, curiga dan berprasangka buruk terhadap sesama kini dan selamanya. Amen.

paus dan patriark

Senin, 19 Januari 2015

Ibrani 5:1-10; Mzm 110:1.2.3.4; Markus 2:18-22

… Jadi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula….

Mari kita perhatikan tema ini dari Injil hari ini. Yesus mengingatkan para murid-Nya tentang masalah pikiran yang tertutup hingga menolak untuk belajar tentang hal-hal baru. Yesus menggunakan gambaran yang dikenal para pendengarNya yakni tentang kantong anggur yang lama dan baru.

Pada zaman Yesus, anggur disimpan di kantong bukan di botol. Anggur yang baru yang dituang ke kantong lama akan menghancurkannya sebab anggur itu masih akan berfermentasi. Gasnya akan mengembang dan menggerus kantongnya sehingga jebol. Kantong baru elastis sehingga lebih tahan.

Bagaimana dengan kita? Menerima atau menolak hal-hal baru? Ada saat untuk puasa ada saat untuk pesta. Ada saatnya terbuka terhadap yang baru. Keduanya dapat selaras asal kita terbuka pada Yesus.

Adorasi Ekaristi Abadi merupakan hal lama dan baru dalam Yesus Kristus. Di dalamnya kita menyembah Yesus yang menghendaki keterbukaan pada yang baru dalam Roh Kudus bukannya bersikap kaku dan beku. Yesus menghendaki kita terbuka laksana kantong baru menerima anggur baru. Mari kita bertumbuh dalam semangat baru itu.

Tuhan Yesus Kristus penuhilah kami dengan dengan kasih dan kebenaranMu. Bantulah kami berkat doa dan adorasi abadi untuk terbuka pada rahmatMu yang memperbaharui hidup kami.

Semoga kami siap menyambut hal-hal baru khususnya dalam merajut persaudaraan sejati lintas iman dan antar Gereja dalam dialog interreligius dan ekumenis tanpa takut, curiga dan berprasangka buruk terhadap sesama kini dan selamanya. Amen.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply