hamba yang tidak setia

Rabu, 22 Oktober 2014
Ef. 3:2-12; MT Yes. 12:2-3,4bcd,5-6; Luk. 12:39-48.

Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan. Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.”

PELAJARAN  apa yang bisa kita petik dari perumpaan yang diwartakan kepada kita melalui Injil hari ini? Keduanya, menantang kita dengan kemungkinan untuk kehilangan segala sesuatu dari yang saat ini kita miliki dan juga kehidupan warisan masa depan.

Syukur kepada Bapa dan Putra berkat anugerah Roh Kudus yang datang dan hadir di tengah-tengah kita. Kita menyadari bahhwa seringkali kali kita mengabaikan kehadiran Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus. Kita menutup telinga terhadap suara Tritungal Mahakudus. Kita bahkan menolak Tritunggal Mahakudus melalui keangkuhan dan ketidakpercayaan kita..

  • Pertama-tama, Yesus Kristus hendak mengingatkan kita bahwa Setan datang seperti pencuri di tengah malam untuk merampas iman kita dan mencampakkan kita terpisah dari Allah. Setan juga bekerja dengan dunia yang melawan Allah dan dengan kecenderungan kita berbuat dosa untuk membuat kita percaya bahwa kita dapat menemukan harta kekayaan iman dan kebahagiaan dengan terpisah dari Allah dan kehendak-Nya bagi kita. Inilah tantangan kita untuk diwaspadai senantiasa! Jangan sampai kita terlena.
  • Kedua, Yesus Kristus juga mengingatkan kita bahwa hari kedatangan Tuhan itu seperti pencuri. Kita harus berjaga-jaga secara rohani dan senantiasa waspada sepanjang masa. Tuhan datang kepada kita setiap saat untuk menarik kita kepada Diri-Nya dan meneguhkan kita dalam iman, harapan dan kasih.
  • Ketiga, dalam situasi demikian, kita pun lantas harus terus menjadi murid-murid yang waspada dan berjaga-jaga dengan setia. Tuhan Yesus Kristus akan datang dalam waktu yang tidak kita sangka-sangka. Ia akan menganugerahkan kepada kita yang setia dan waspada menerima-Nya dengan segala kemuliaan dan berkat.

Jelas, dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita mencoba untuk tetap setia dan bijaksana sebagai murid-murid-Nya yang terus waspada dan berjaga-jaga. Kita menyembah Tuhan Yesus Kristus yang memanggil kita untuk tetap waspada dan berjaga-jaga menyambut kedatangan-Nya. Dalam Adorasi Abadi kita berjaga-jaga menjumpai dan menyembah Dia.

Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah menangkap hati kami bagi-Mu. Buatla kami kuat dalam iman, teguh dalam pengharapan dan berlimpah dalam kasih sehingga kami boleh terus menyenangkan-Mu dalam segala hal dan memuliakan Dikau. Jagalah kami selalu untuk tetap waspada dan berjaga-jaga menyambut kerajaan-Mu, kini dan selamanya. Amin.

Girli Kebon Dalem
»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
“abdi Dalem palawija”
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan
Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang

Kredit foto: Ilustrasi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.