Hadiah yang Paling Berkesan buat Yesus (2)

(sambungan)Kelahiran Yesus ke dunia sesungguhnya membawa dampak yang begitu besar bagi perjalanan hidup dan keselamatan kita. That’s the greatest gift of all, hadiah terbesar yang pernah ada. Jika Yesus memberikan sebuah kado luar biasa kepada kit…

(sambungan)

Kelahiran Yesus ke dunia sesungguhnya membawa dampak yang begitu besar bagi perjalanan hidup dan keselamatan kita. That’s the greatest gift of all, hadiah terbesar yang pernah ada. Jika Yesus memberikan sebuah kado luar biasa kepada kita, apa yang bisa kita berikan kepadaNya? Kita seringkali lupa akan hal ini. Kita sering meminta Yesus untuk memenuhi segala keinginan kita, tetapi apa yang bisa kita berikan sebagai kado yang terindah buat Yesus?

Hadiah dari kita yang bisa menyenangkan hati Yesus hanyalah satu hal saja,  yaitu hati kita sendiri. Hati yang terbuka, mau dibentuk, percaya kepadaNya dan selalu bersungguh-sungguh menyembahNya. Hati yang bersih yang siap untuk menerima Kristus untuk berdiam di dalamnya, dan juga hati yang penuh kasih terhadap sesama manusia, seperti halnya Kristus mengasihi kita. Ini bisa kita lihat dari dua hukum yang terutama. Ketika seorang ahli Taurat mengatakan “Memang mengasihi Dia dengan segenap hati dan dengan segenap pengertian dan dengan segenap kekuatan, dan juga mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri adalah jauh lebih utama dari pada semua korban bakaran dan korban sembelihan.” (Markus 12:33), Yesus pun mengiyakan dengan menjawab “Engkau tidak jauh dari Kerajaan Allah!” (ay 34). Untuk menyenangkanNya, kita tidak lagi perlu membawa korban bakaran atau sembelihan seperti orang-orang pada jaman Perjanjian Lama. Kedatangan Yesus ke dunia untuk menebus kita semua, membayar lunas seluruh pelanggaran kita, melayakkan kita untuk bisa kembali menghampiri tahta Allah yang kudus tanpa perlu perantara, dan menggenapi seluruh hukum Taurat.

Dalam sebuah kesempatan Yesus mengatakan “Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.” (Matius 25:40). Tuhan Yesus tidak memerlukan kado-kado duniawi berupa harta benda, perhiasan, kekayaan materi dan sebagainya. Dia tidak butuh korban bakaran dan sembelihan. Apa yang akan menyenangkanNya adalah orang-orang yang memiliki kasih terhadap Tuhan (vertikal) dan kepada sesama (horizontal). Dan kasih berasal dari hati. Karenanya apa yang bisa kita berikan sebagai hadiah adalah hati kita. Sebentuk sikap hati yang mengarah penuh kepadaNya dan berpusat pada kehendakNya. Hati yang mengasihi Tuhan dan sesama. Itulah hadiah yang sangat indah untuk kita berikan kepada Yesus dalam memperingati kelahiranNya di dunia.

Tidaklah salah merayakan Natal dengan makan bersama, berkumpul dan saling bertukar hadiah-hadiah yang dibungkus indah. Tetapi jangan sampai kita melupakan makna sesungguhnya dari kelahiran Kristus mengambil rupa mausia turun ke dunia. Jika dalam merayakan Natal beberapa hari yang lalu hal ini masih luput dari perhatian, mari segera lakukan sekarang juga. Natal yang penuh sukacita bukan didasarkan kepada gemerlap dan kemeriahan pesta dan timbunan hadiah, teapi didasarkan oleh rasa syukur kita akan kasihNya yang begitu besar dan bagaimana kita bisa mengalirkan kasihNya kepada sesama kita tanpa memandang siapa mereka dan apa latar belakangnya.

Hati yang mengasihiNya dan mengalir kepada sesama akan menjadi hadiah paling berkesan buat Kristus

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply