Give Love On Christmas

Ayat bacaan: 1 Yohanes 4:11
===========================
“Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.”

give love on christmas, berbagi kasih, kasih dasar kekristenan

Ketika mendekati bulan Desember biasanya ada beberapa musisi yang membuat album Natal. Dari Filipina, seorang musisi terkenal bernama Sitti, tahun ini mengeluarkan album Natalnya yang pertama. Sehubungan dengan peluncuran albumnya, saya berkesempatan melakukan sebuah sesi wawancara. Salah satu pertanyaan yang saya ajukan kepadanya adalah: Apa makna hari Natal buat anda? Ia kemudian menjawab dengan serangkaian kalimat yang sangat indah.

“Christmas is a time of thanksgiving and appreciation… Primarily of course to our Father God who gave Jesus, to remember the sacrifice He did just for us, as an example for us on how to live our lives on this earth. It is a time when love and sharing and smiles abound and are exchanged among everyone.”

Kemudian saya menanyakan pesan apa yang ingin ia sampaikan lewat album Natalnya, dan ia menjawab:

“A message of hope for a brighter, more harmonious future; a wish for peace and goodwill and love for everyone especially on Christmas.”

Bagi Sitti, Natal bermakna sebagai sebuah hari untuk berterimakasih dan bersyukur. Sitti menyadari betul betapa besar kasih Tuhan pada kita sehingga Tuhan Yesus dianugrahkan kepada kita, dan lewat karya penebusan Kristus kita pun dibebaskan dari belenggu dosa, dari kegelapan dan diselamatkan. Tidak hanya berhenti sampai disitu saja, ia pun mengatakan bahwa bentuk kasih Tuhan yang dinyatakan secara nyata lewat kasih Kristus buat kita haruslah menjadi sebuah contoh bagaimana kita harus hidup di dunia. Natal bagi Sitti adalah saat untuk memberi kasih dan berbagi senyum dengan orang lain. Album Natalnya pun dikeluarkan bukan untuk memanfaatkan momen mencari keuntungan, tapi ada pesan akan sebuah harapan masa depan yang lebih cerah dan harmonis, pesan perdamaian dan kasih untuk semua orang. Dalam beberapa pertanyaan lain Sitti mengungkapkan bahwa ia sangat menyadari betapa besar kasih Tuhan pada dirinya, sehingga ia bisa mencapai kesuksesan dalam karirnya. Dan untuk itu, ia pun mempunyai kewajiban untuk membagi kasih itu kepada orang lain. Berhubung Sitti adalah seorang penyanyi, maka ita pun membagi kasih dan berkat itu lewat lagu-lagu yang ia bawakan.

Apa yang ia sampaikan sejalan dengan ayat bacaan hari ini. Jika kita menyadari betapa besarnya kasih Allah pada kita, maka kita pun seharusnya saling mengasihi. (1 Yohanes 4:11). Jika Allah tidak mengasihi kita, maka Yesus tidak akan pernah datang ke dunia, dan hingga saat ini kita masih akan tetap berada di dalam kegelapan dengan kondisi hubungan terputus dengan Tuhan. Apa yang diberikan Tuhan kepada kita sungguh luar biasa besar. Pengorbanan Yesus lewat karya penebusan yang diluar batas perikemanusiaan pun akhirnya membayar lunas semua hutang-hutang dosa kita dan memulihkan sebuah hubungan indah antara Sang Pencipta dan yang diciptakan. Di dalam Yesus ada keselamatan, ada damai sukacita dan ada kelimpahan. Terlebih, di dalam Dia ada kasih yang sempurna. Perhatikanlah doa Yesus bagi murid-muridNya. “dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka.” (Yohanes 17:26).

Saat menjelang Natal adalah saat yang tepat untuk mulai berpikir untuk membagi kasih kepada orang lain. Tidak hanya dengan kata-kata semata, tetapi juga lewat perbuatan dan dalam kebenaran. (1 Yohanes 3:18). Alangkah indahnya jika kasih sempurna Kristus yang ada di dalam kita bisa kita berikan kepada saudara-saudara kita yang lain. Sebuah perayaan Natal janganlah sampai terhenti hanya pada pesta-pesta atau kado-kado indah dengan keluarga dan teman, tapi rayakanlah itu dengan membagi kasih kepada siapapun mereka di sekitar kita. Biarlah kemuliaan Tuhan bisa dinyatakan lewat anda dan saya lewat sebuah bentuk ungkapan kasih tanpa terkecuali kepada setiap orang. Kasih adalah sebuah inti dasar dari kekristenan, yang sanggup menutupi banyak sekali dosa. (1 Petrus 4:8). Seperti halnya Sitti yang ingin membagi kasih dan berkat yang ia terima dari Tuhan sebagai makna Natal, marilah kita juga membagi kasih lewat ucapan, senyuman, kepedulian dan perbuatan nyata. Biarlah nama Yesus dimuliakan lewat diri kita, sehingga lebih banyak lagi yang diselamatkan. Christmas is all about love. It’s time to share the perfect love we have from Jesus. Let’s give love on christmas.

Berikan cinta kasih sempurna Kristus kepada orang lain sebagai ungkapan syukur atas kedatangan Kristus ke dunia

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply