Gereja di Milan Tampung Para Pengungsi Lintas Iman dan Minta Berkat Pastor

immigrati31-jpg-crop_displayKETIKA Paus Benediktus XVI dalam kunjungan pastoralnya ke Keuskupan Agung Milan berkata kepada Uskup Agung Milan Kardinal Angelo Scola. Kata Paus, jadikan Milan sebagai pusat kekristenan di Eropa. Rupanya seruan Paus itu telah ditanggapi dengan baik oleh umat katolik di kota ini. Bukan saja membuka harapan bagi kesatuan umat Katolik dan Ortodoks yang diwarnai dengan […]

immigrati31-jpg-crop_display

KETIKA Paus Benediktus XVI dalam kunjungan pastoralnya ke Keuskupan Agung Milan berkata kepada Uskup Agung Milan Kardinal Angelo Scola. Kata Paus, jadikan Milan sebagai pusat kekristenan di Eropa.

Rupanya seruan Paus itu telah ditanggapi dengan baik oleh umat katolik di kota ini. Bukan saja membuka harapan bagi kesatuan umat Katolik dan Ortodoks yang diwarnai dengan perayaan “Edict of Milan” beberapa waktu lalu, tetapi juga harapan untuk hidup dalam Kasih Tuhan dengan melayani saudara-saudari yang tertindas dan kesulitan hidup sehari-hari.

Salah satu contohnya adalah Gereja Annunciazione (Maria Diangkat ke Surga), sebuah paroki di zona Affori sebelah utara Milan. Gereja ini telah membuka semua pintunya untuk menampung 309 pengungsi. Mereka tengah mencari peluang untuk membangun hidupnya kembali di Milan. Mereka datang dari berbagai wilayah konflik seperti Suriah, Eritrea (Afrika), dan Jalur Gaza.milan

Bantuan juga datang dari Marco Granelli, perwakilan dari Kantor Walikota yang menyediakan sebuah gedung olahraga dan bangunan serba guna sebagai tempat penampungan sementara.
Casa della Carità (Rumah Karitas) juga mengulurkan bantuannya. Mereka bahkan menyediakan fasilitator penerjemah bagi para pengungsi yang rata-rata berbahasa Arab.

Sumber: Tempi edisi 7 Agustus dan Avvenire

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply