Gelar Kehormatan

paramitha by merdeka“Dan Ia pun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa yang telah dijadikan-Nya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu, seperti yang dijanjikan-Nya.” (Ul 26, 19) KORAN Radar Banyumas hari ini memuat berita tentang satu selebritis, Paramitha Rusady. Aktris penyanyi dan sinetorn Paramitha ini mendapatkan gelar atau bintang kehormatan dari Keraton Solo, yakni Bintang Penghargaan Sri Kabadyo. Gelar kehormatan ini diberikan karena keterlibatannya di dalam memajukan kegiatan seni dan budaya. Peristiwa seperti ini seringkali terjadi. Ada banyak orang yang pernah menerima gelar atau bintang kehormatan dari berbagai macam lembaga. Mereka menerima gelar kehormatan karena jasa-jasa atau karyanya di dalam bidang tertentu, entah seni, budaya, ekonomi, perdamaian, sains, fisika, dsb. Pemikiran dan karya-karya mereka memberikan manfaat atau sumbangan untuk membangun kehidupan bersama yang lebih baik. Mereka ini memiliki kelebihan atau keunggulan tertentu dibandingkan dengan kebanyakan orang lain. Mereka yang menerima kehormatan tentu merasa bangga dan gembira, sebab mereka dihargai, baik dirinya maupun karya-karyanya. Pemberian gelar kehormatan sesungguhnya tidak hanya diberikan oleh instansi atau lembaga tertentu kepada beberapa orang yang dipandang unggul. Tuhan pun memberikan kehormatan bagi bangsa pilihannya. Mereka dijadikan bangsa yang terpuji, ternama dan terhormat. Gelar kehormatan ini tidak diberikan berdasarkan sumbangan atau jasa-jasa manusia terhadap Tuhan. Tuhan memberikan kehormatan ini semata-mata karena kasih-Nya yang begitu besar kepada bangsa-Nya yang setia. Bangsa terpilih tentu tidak hanya dimaksudkan sebagai Bangsa Yahudi, tetapi juga kelompok para murid atau mereka yang percaya kepada-Nya dan menerima pembaptisan. Mereka diangkat sebagai umat Allah, bangsa yang kudus. Sejauh mana gelar kehormatan dari Tuhan itu saya sadari dan menjadikan sumber sukacita dalam hidup? Teman-teman selamat sore dan selamat berakhir pekan. Berkah Dalem. Kredit foto: Harian Merdeka

paramitha by merdeka

“Dan Ia pun akan mengangkat engkau di atas segala bangsa yang telah dijadikan-Nya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat yang kudus bagi TUHAN, Allahmu, seperti yang dijanjikan-Nya.” (Ul 26, 19)

KORAN Radar Banyumas hari ini memuat berita tentang satu selebritis, Paramitha Rusady.

Aktris penyanyi dan sinetorn Paramitha ini mendapatkan gelar atau bintang kehormatan dari Keraton Solo, yakni Bintang Penghargaan Sri Kabadyo. Gelar kehormatan ini diberikan karena keterlibatannya di dalam memajukan kegiatan seni dan budaya.

Peristiwa seperti ini seringkali terjadi. Ada banyak orang yang pernah menerima gelar atau bintang kehormatan dari berbagai macam lembaga. Mereka menerima gelar kehormatan karena jasa-jasa atau karyanya di dalam bidang tertentu, entah seni, budaya, ekonomi, perdamaian, sains, fisika, dsb.

Pemikiran dan karya-karya mereka memberikan manfaat atau sumbangan untuk membangun kehidupan bersama yang lebih baik. Mereka ini memiliki kelebihan atau keunggulan tertentu dibandingkan dengan kebanyakan orang lain. Mereka yang menerima kehormatan tentu merasa bangga dan gembira, sebab mereka dihargai, baik dirinya maupun karya-karyanya.

Pemberian gelar kehormatan sesungguhnya tidak hanya diberikan oleh instansi atau lembaga tertentu kepada beberapa orang yang dipandang unggul. Tuhan pun memberikan kehormatan bagi bangsa pilihannya. Mereka dijadikan bangsa yang terpuji, ternama dan terhormat. Gelar kehormatan ini tidak diberikan berdasarkan sumbangan atau jasa-jasa manusia terhadap Tuhan. Tuhan memberikan kehormatan ini semata-mata karena kasih-Nya yang begitu besar kepada bangsa-Nya yang setia.

Bangsa terpilih tentu tidak hanya dimaksudkan sebagai Bangsa Yahudi, tetapi juga kelompok para murid atau mereka yang percaya kepada-Nya dan menerima pembaptisan. Mereka diangkat sebagai umat Allah, bangsa yang kudus. Sejauh mana gelar kehormatan dari Tuhan itu saya sadari dan menjadikan sumber sukacita dalam hidup?

Teman-teman selamat sore dan selamat berakhir pekan. Berkah Dalem.

Kredit foto: Harian Merdeka

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply