Gayengnya Pertemuan Unio Para Imam Projo Keuskupan Atambua

Para imam siap-siap kerja bakti / Foto : Pongky Seran

BERTAMBAH banyaknya jumlah imam atau pastor di Keuskupan Atambua (KA), Nusa Tenggara Timur makin meneguhkan pentingnya membangun persaudaraan dengan perjumpaan-perjumpaan dalam kegiatan Unio yang diselenggarakan setiap tahun. Demikian juga seperti yang dilakukan kali ini. 120-an pastor projo KA mengikuti rekreasi dan kerja bakti bersama selama dua hari di Wisma Emaus, Atambua, NTT.

Ketua Unio yang juga Vikjen Keuskupan Atambua Rm Theo Asa Siri, Pr, menegaskan pentingnya membangun persaudaran dalam komunitas-komunitas di paroki hingga tingkat keuskupan. “Kekuatan pewartaan ada pada rasa kebersamaan dengan yang lain, berdua-dua ke Emaus,”ujar Theo di Atambua beberapa waktu lalu.

Pastor Benso Metom, Pr yang membuka pertemuan Unio para pastor projo Keuskupan Atambua (KA) di Wisma Emaus, Nenuk, Atambua dengan sebuah renungan juga menegaskan pentingnya persatuan seperti dikutip dari Injil Lukas 10:17-20. Renungan yang diberinya judul “Iman dan Kegembiraan Injili” ini menekankan bahwa jika menjadi murid Tuhan, tidak boleh menolak untuk diutus.

Bahkan, ketika diutus, kata Benso, setiap imam harus mampu menyatu dengan semua orang apa pun keadaannya. Ini adalah tanda kerendahan hati. Setelah itu kembali dengan gembira penuh syukur menceritakan seluruh pengalamannya.

Kegiatan Unio yang dimulai pada 10 Februari ini dihadiri 80 persen dari 153 imam yang tersebar di KA dan luar KA berlangsung seru. Setelah renungan, disusul ibadat tobat yang dipimpin Rm. Marten Nahak, Pr. Kemudian ibadat pengakuan dosa dan adorasi bersama.

Kegiatan dilanjutkan dengan rekreasi bersama ala UNIO Mena. Di hari kedua, Unio KA ditutup dengan kerja bakti bersama pada Rabu 11 Februari, pukul 08.00, di kebun KA Wehae, wilayah paroki Nurobo. Para pastor bersama-sama mendatangi tempat ini dengan membawa parang, linggis, tajak, dan peralatan kebun lain.

Di sana ditanam pohon kelapa dan pembersihan sekitar kebun. Kerja bakti ditutup dengan makan siang bersama dan penyampaian pengumuman dari Rm. Vikjen. “Diharapkan kegiatan ini akan makin mempererat tali persaudaraan antara para imam di Keuskupan Atambua,”ujar Romo Vikjen.

Ditulis oleh Pongky Seran dan Romo D’Aquinaldo Seran Pr

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: