Family Association: Peran Aktif Keluarga untuk Pemulihan Pasien Narkoba

Peran aktif keluarga dalam proses rehabilitasi pasien pecandu narkoba melalui program Family Association (FA).

FAMILY Association (FA) adalah perkumpulan keluarga-keluarga yang terbebani karena salah satu anggotanya menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Apabila salah satu anggota keluarga terlibat penyalahgunaan Narkoba, maka seluruh keluarga itu akan ikut merasakan dampaknya. Dampak penyalahgunaan narkoba terhadap keluarga dapat berupa fisik, psikis, sosial, maupun spiritual.

Secara fisik misalnya keluarga menderita sakit karena tidak kekerasan, instabilitas finansial, bisnis keluarga hancur, kehilangan harta benda, dsb.  Secara psikis, keluarga mengalami  perasaan terluka, marah, kecewa, dan bahkan putus asa.

Dampak sosial terlihat dalam hubungan yang tidak harmonis antar anggota keluarga, relasi terganggu, banyak ditemui kasus perceraian dan pertikaian antar anggota keluarga.  Nilai-nilai spiritual dalam keluargapun ikut hancur, keluarga kehilangan momen untuk berdoa atau beribadah bersama, tidak jarang mereka merasa marah dan tidak percaya lagi kepada Tuhan.

Pendek kata, banyak aspek dalam kehidupan keluarga menjadi rusak gara-gara narkoba.

Peran aktif keluarga dalam proses pemulihan (rehabilitasi) pasien pecandu narkoba sangat penting. Proses pendampingan keluarga ini digalakkan melalui program Family Association (FA)

Dukungan sosial

Keluarga yang terbebani itu tentunya membutuhkan suatu dukungan dan Family Association (FA) merupakan salah satu bentuk dukungan bagi keluarga tersebut. Melalui kegiatan FA ini, keluarga diharapkan dapat  memahami permasalahan dan menerima kenyataan yang dialaminya.

Perkumpulan keluarga ini juga dapat memberi dukungan satu sama lain, mereka tidak merasa sendirian, merasa senasib dan ini akan meringankan bebannya. Keluarga juga dapat mendorong resident untuk terus mengikuti program pemulihan hingga selesai. FA juga dapat memulihkan hubungan antar anggota keluarga, sehingga mereka siap menerima kembali anggotanya yang telah selesai menjalani rehabilitasi.

Keluarga juga disiapkan untuk menjadi ‘pendamping pemulihan’ yang baik bagi anggotanya.

Kasih keluarga mampu mengubah segalanya sebagaimana dipraktikkan dalam program Family Association di Yayasan Sekar Mawar untuk proses rehabilitasi pasien narkoba.

FA di Yayasan Sekar Mawar

Yayasan Sekar Mawar mengadakan kegiatan FA bagi keluarga resident yang tengah menjalani pemulihan di Panti Rehabilitasi. FA ini mengambil tema “Kasih Merubah Segalanya”.  Kegiatan FA juga melibatkan beberapa pakar seperti psikolog, psikiater, rohaniwan, motivator, dan konselor adiksi.

Materi yang diberikan dalam FA yaitu:

Perkenalan, mengenal jenis-jenis narkoba dan efeknyaPemahaman tentang adiksi, pemahaman tentang pemulihan/rehabilitasi.Testimonail dari mantan pemakai narkoba.Sharing antar keluarga, pemutaran video harapan residen kepada orangtuanya, cara berpikir secara positif, perkembangan psikologis residen, spiritualitas keluargaSerta terakhir diadakan sesi rekonsiliasi bagi keluarga.

Rekonsiliasi keluarga

Ini menjadi puncak dalam acara FA. Rekonsiliasi dilaksanakan dengan upacara membasuh kaki orangtua sebagai simbol penerimaan kembali anak kepada orangtuanya dan ditutup dengan Perayaan Ekaristi.

Perayaan ekaristi sebagai penutup acara program Family Association.

Melalui rekonsiliasi, baik orangtua maupun anak,  diharapkan dapat melakukan introspeksi, saling memahami, saling mengampuni, dan saling menerima kembali.  Rekonsiliasi dapat membangun kembali keharmonisan keluarga yang hilang karena perilaku-perilaku buruk sebagai dampak pemakaian narkoba.

Orangtua sebagai pendidik iman dan kemanusiaan diharapkan dapat menjadi pendamping pemulihan (recovery  partner) yang baik bagi anggota keluarganya.  Peran aktif keluarga inilah yang diharapkan dapat membawa anak korban narkoba kembali ke jalan yang benar.

Tim pengampu progam Family Association di Yayasan Sekar Mawar, Lembang, Bandung.

Anastasia C.

Yayasan Sekar Mawar – Keuskupan Bandung

Insinyur geodesi alumnus UGM Yogyakarya dan SMA Stella Duce; kini Direktur Yayasan Sekar Mawar Keuskupan Bandung.

Sumber: Sesawi.net

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply