Duduk Dekat Kaki Yesus, Mendengarkan Dia

maria marthaSelasa, 07 Oktober 2014 P W SP Maria, Ratu Rosario Galatia 1:13-24; Mazmur 139:1-3.13-15; Lukas 10:38-42 “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, padahal hanya satu saja yang perlu. Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.” Injil hari ini mewartakan Yesus yang mengunjungi rumah Marta dan Maria, […]

maria martha

Selasa, 07 Oktober 2014
P W SP Maria, Ratu Rosario
Galatia 1:13-24; Mazmur 139:1-3.13-15; Lukas 10:38-42

“Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, padahal hanya satu saja yang perlu. Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya.”

Injil hari ini mewartakan Yesus yang mengunjungi rumah Marta dan Maria, saudarinya. Kita pun melihat dua perbedaan karakter yang cukup mencolok antara Marta dan Maria. Marta sangat sibuk melayani Yesus dengan cemas dan gelisah, bahkan marah karena dia bekerja sendirian. Sementara Maria, dalam kesederhanaan dan penyerahannya penuh kepercayaan duduk dengan penuh perhatian pada Yesus, di dekat kaki-Nya dan mendengarkan Dia.

Betapa sering kita sedemikian sibuk, cemas dan gelisah dengan banyak hal. Dan itu merampas kita dari sikap mau mendengarkan Dia dan memperhatikan Yesus dengan fokus yang tak terbagi. Yesus mengundang kita untuk memberikan diri kita kepada-Nya dengan segenap perhatian dan perasaan kita. Hanya Dialah yang pantas kita percaya dan Dialah yang mampu memberikan segala kebutuhan kita. Satu hal saja yang harus kita lakukan, membiarkan Tuhan Yesus mendapatkan keramahan sambutan kita dan memberikan tempat terhormat dalam hidup kita.

Yesus berkata kepada Marta, “Marta, Marta, engkau sibuk dan khawatir akan banyak hal. Hanya satu hal saja yang perl. Dan Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan pernah diambil dari padanya!” Itu berarti Yesus menghendaki agar kita menyediakan tempat bagi-Nya, tidak hanya dalam hati kita, tetapi juga di rumah kita dan dalam lingkungan hidup kita sehari-hari pula.

Dengan menyembah Yesus dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita menghormati Yesus. Di sana kita mempersembahkan kepada-Nya segala sesuatu yang kita punya dan segala sesuatu yang kita kerjakan dengan duduk di dekat kaki-Nya dan mendengarkan Dia berbicara dalam hati kita. Yesus pun akan memberkati kita dengan kehadiran-Nya yang penuh rahmat dan memenuhi kita dengan sukacita.

Tuhan Yesus Kristus, berada dalam kehadiran-Mu melalui Adorasi Ekaristi Abadi adalah hidup dan sukacita kami, terutama bagiku. Bebaskan kami dari hal-hal lain yang tidak perlu dan segala kecemasan duniawi sehingga kami boleh memberikan kepada-Mu kasih dan perhatian yang tak terbagi dalam doa, sebagai dasar bagi karya pelayanan kami, kini dan selamanya. Amin.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply