Doa Bapa Kami


DALAM  sabdaNya pada hari ini, Yesus memberi nasihat kepada kita agar berdoa dengan sikap batin yang benar. Dengan rendah hati datang ke hadapan Allah, sapalah Dia dengan penuh hormat dan kasih; gunakan kata-kata yang singkat, padat dan tidak bertele-tele.


Agar kita dapat berdoa dengan benar, Yesus mengajarkan kepada kita sebuah doa yang ringkas, indah dan sempurna, yakni doa Bapa Kami. Kita diperkenankan memanggil Allah dengan sebutan Bapa, sebuah ungkapan yang mencerminkan relasi yang amat dekat dan akrab, yang terjalin antara kita, manusia yang lemah dan hina, dengan Bapa Surgawi.


Sebagai anak-anak Allah, hendaknya kita mempercayakan seluruh hidup kita kepada Bapa, karena Bapa pasti memberikan yang terbaik dan terindah bagi anak-anakNya. Kita juga harus memiliki martabat sebagai anak Allah, yakni hidup saling mengasihi dan saling mengampuni, serta bersedia untuk ikut berperan serta dalam karya penyelamatanNya.


Menyadari bahwa kita adalah insan yang penuh dengan kelemahan dan kekurangan, kita harus senantiasa mengandalkan Dia dan mohon kekuatan daripadaNya agar dimampukan untuk bertahan melawan semua hal yang bertentangan dengan kehendakNya.


Mari hayati kata demi kata yang terucap, saat kita mendaraskan doa Bapa Kami. Semoga dengan bimbinganNya kita dapat melaksanakannya dengan sungguh-sungguh di dalam kehidupan sehari-hari.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: