DIpanggil Menjadi Pewarta Kabar Keselamatan


BANYAK orang menganggap bahwa pewartaan adalah tugas dari rohaniwan dan rohaniwati. Sebuah anggapan yang keliru. Karena setiap pengikut Kristus, dipanggil untuk melanjutkan tugas para rasul. Kita semua diutus untuk mewartakan kerajaan Allah lewat tutur kata, sikap dan tindakan kita dalam kehidupan sehari-hari.


Dalam menanggapi panggilanNya, hendaknya:

Jangan kecil hati, merasa tidak memiliki talenta yang hebat untuk melayani Dia dan sesama. Percayalah bahwa Tuhan mampu mengubah hal yang kita anggap sepele menjadi hal yang luar biasa, asal kita memperkenankan Dia untuk berkarya di dalam diri kita.Tetap melangkah maju seberat apapun medan yang kita lalui. Jangan mengandalkan kepandaian dan kemampuan diri sendiri, namun bergantunglah sepenuhnya kepada Dia dan andalkan Dia. Dia pasti membimbing dan menganugerahkan rahmat yang diperlukan.

Mari persembahkan diri kita seutuhnya kepadaNya, bersedia dipakai untuk menjadi instrumenNya. Hanya dengan demikian kita akan dimampukan untuk melaksanakan tugas perutusanNya dengan sukacita dan penuh tanggung jawab; berkarya dengan tulus dan sepenuh hati demi kemuliaan namaNya.


Semoga lewat kesaksian hidup dan pelayanan kita, banyak orang yang tergerak untuk terjun dan ikut ambil bagian dalam mewartakan kabar keselamatan dari Allah.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

5 pencarian oleh pembaca:

  1. ilustrasi kabar keselamatan
  2. ilustrasi kabar keselamatana
Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: