Dipanggil Menjadi Penjala Manusia


PETRUS, seorang nelayan yang handal, telah semalaman bekerja dan mengalami kegagalan, tidak seekor ikan pun dapat ditangkapnya. Dalam keadaan lelah dan frustrasi, Petrus tetap menghormati Sang Guru dan melaksanakan perintahNya. Perintah yang tidak masuk di akal, yang dicetuskan oleh seseorang yang sama sekali tidak memiliki pengalaman dalam hal menangkap ikan. Dan ternyata, ketaatan Petrus membuahkan hasil melimpah.


Tuhan memanggil kita semua untuk mewartakan kabar keselamatan kepada setiap orang. Kita diutus untuk mencari, menjangkau dan membawa sesama kepada Yesus, Sang Terang Dunia. Banyak orang yang enggan menerimanya karena tugas ini tidak mudah dilaksanakan, membutuhkan dedikasi dan komitmen.


Belajar dari pengalaman Petrus, hendaknya kita senantiasa percaya kepadaNya dan dengan rendah hati, mau membuka diri agar Ia berkarya di dalam hidup kita. Walau terasa mustahil, tetap tekun dan taat menjalankan sabdaNya dengan sepenuh hati di dalam keseharian hidup kita. Setia melangkah dalam iman kendati menghadapi berbagai kegagalan, hambatan dan penolakan. Dengan selalu mengandalkan Dia, niscaya kita akan dimampukan untuk mengemban tugas perutusanNya menjadi penjala manusia.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: