Dicari Yesus

yesus mencariSAYA membayangkan bahagianya seseorang jika ditanya oleh romo paroki, “Kemana Minggu lalu koq tidak kelihatan saat Ekaristi Mingguan?”. Orang dicari karena tidak hadir dalam Ekaristi. Atau romo mengunjungi orang sakit dan orang sepuh. Seseorang diperhatikan kehadirannya. Demikian juga Tuhan Yesus. Tuhan Yesus mencari orang yang berdosa agar bisa berjumpa dengan Tuhan Yesus dan bertobat. “Seorang tabib datang bukan untuk orang sehat melainkan orang sakit. Aku datang untuk orang berdosa bukan untuk orang benar”. Bagi saya kata-kata ini melegakan saya sebagai orang beriman. Yesus menyadari kehadiran ke dunia atas perutusan Allah Bapa untuk mencari orang berdosa (sakit). Kata-kata Yesus menjadi jaminan atas keselamatan yang dibawa oleh Tuhan Yesus. Kita pun orang “sakit”. Kita sehat secara fisik, namun kita rapuh dalam kedosaan. Kita diundang dan dicari Yesus dalam Ekarisiti dan doa devosi. Dalam Ekaristi ada bagian pernyataan tobat. Kita mau menyesali dosa kita untuk mempersiapkan hati berjumpa dengan Tuhan Yesus. Bagaimana tanggapan kita yang dicari Tuhan Yesus? Secara riil kita berjumpa dengan Tuhan Yesus dalam Ekaristi harian dan mingguan. Kita bersyukur masih berkesempatan berjumpa Tuhan Yesus dalam Ekaristi dan doa sebagai tanggapan undangan dan pencarian Tuhan Yesus. Feel free untuk menanggapi pencarian dan undangan Tuhan Yesus dalam Ekaristi dan doa devosi.

yesus mencari

SAYA membayangkan bahagianya seseorang jika ditanya oleh romo paroki, “Kemana Minggu lalu koq tidak kelihatan saat Ekaristi Mingguan?”.

Orang dicari karena tidak hadir dalam Ekaristi. Atau romo mengunjungi orang sakit dan orang sepuh. Seseorang diperhatikan kehadirannya. Demikian juga Tuhan Yesus. Tuhan Yesus mencari orang yang berdosa agar bisa berjumpa dengan Tuhan Yesus dan bertobat.

“Seorang tabib datang bukan untuk orang sehat melainkan orang sakit. Aku datang untuk orang berdosa bukan untuk orang benar”. Bagi saya kata-kata ini melegakan saya sebagai orang beriman. Yesus menyadari kehadiran ke dunia atas perutusan Allah Bapa untuk mencari orang berdosa (sakit). Kata-kata Yesus menjadi jaminan atas keselamatan yang dibawa oleh Tuhan Yesus.

Kita pun orang “sakit”. Kita sehat secara fisik, namun kita rapuh dalam kedosaan. Kita diundang dan dicari Yesus dalam Ekarisiti dan doa devosi. Dalam Ekaristi ada bagian pernyataan tobat. Kita mau menyesali dosa kita untuk mempersiapkan hati berjumpa dengan Tuhan Yesus. Bagaimana tanggapan kita yang dicari Tuhan Yesus?

Secara riil kita berjumpa dengan Tuhan Yesus dalam Ekaristi harian dan mingguan. Kita bersyukur masih berkesempatan berjumpa Tuhan Yesus dalam Ekaristi dan doa sebagai tanggapan undangan dan pencarian Tuhan Yesus.

Feel free untuk menanggapi pencarian dan undangan Tuhan Yesus dalam Ekaristi dan doa devosi.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply