Di Mana Hartamu Berada, Hatimu Berada

Hartamu berada, Hatimu berada

Di Mana Hartamu Berada, Di Situ Hatimu Berada

Saudara-saudara terkasih selamat pagi. Sudah lama saya tidak menyapa anda dalam renungan harian. Tentu kefakuman renungan bisa menandakan hati saya yang tidak siap untuk membagikan renungan. Namun sabda hari ini membantu saya untuk kembali menghidupi panggilan hati.

Sabda Tuhan hari ini mengatakan, “Di mana hartamu berada, di situ hatimu berada”. Maksud dari harta bisa diartikan materi atau uang. Seseorang bisa melupakan banyak hal demi mencapai harta untuk menjadi kaya. Namun makna lain, harta bisa diartikan sebagai pilihan hidup yang kita hidupi. Setiap pilihan hidup mengandung resiko dan konsekwensi, misalnya: saya memilih Ekaristi setiap pagi. Resikonya adalah harus bangun pagi, berjalan ke gereja dalam hening dan dinginnya udara. Konsekwensinya adalah kita dituntut setia dalam ekaristi.

Sekarang saya mau memaknai hati. Tentu dalam memutuskan suatu pilihan hidup, hati dengan gembira mendukung pilihan tersebut. Jika hati dan pikiran tidak sejalan dengan pilihan, maka pilihan tersebut akan dijalani dengan melelahkan dan menjenuhkan. Namun sebaliknya, jika hati dan pikiran sejalan dengan pilihan, maka sesulit pilihan akan dihidupi dengan gembira dan enjoy.

Apakah anda telah menggembirakan hati dalam mendukung sebuah pilihan?
Feel free untuk menggembirakan hati untuk menghidupi pilihan dan mencapai harta.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply