Di Balai Budaya Rejosari (BBR), Anak-anak Bermain dan Belajar Mengenal Tanaman

BBR outbound5KEMERIAHAN  dan sukacita menyelimuti Balai Budaya di Rejosari (BBR), hari Senin 15 September 2014 yang lalu. Suara yel-yel kelompok, tepuk tangan serta canda tawa mengiringi acara gladi rohani anak-anak SD Cahaya Nur Kudus. Gladi rohani anak-anak ini dimaksudkan sebagai wahana anak mengenal sesama, alam semesta dan mencintai Tuhan. Hal ini dilakukan dengan tugas bersama dan […]

BBR outbound5

KEMERIAHAN  dan sukacita menyelimuti Balai Budaya di Rejosari (BBR), hari Senin 15 September 2014 yang lalu. Suara yel-yel kelompok, tepuk tangan serta canda tawa mengiringi acara gladi rohani anak-anak SD Cahaya Nur Kudus.

Gladi rohani anak-anak ini dimaksudkan sebagai wahana anak mengenal sesama, alam semesta dan mencintai Tuhan. Hal ini dilakukan dengan tugas bersama dan permainan. Anak-anak itu diajak bermain. Meski dengan peralatan yang bersahaja, 55 anak bersama tiga guru, enam pendamping serta beberapa ibu larut dalam permainan dan outbond. Dari permainan itu, anak-anak diharapkan memiliki keberanian menghadapi tantangan, melampaui keragu-raguan, membangun kerjasama dan saling mendukung dalam kehidupan.

Dari sembilan kelompok yang ada, masing-masing diajak melewati lima permainan. Ada permainan spider web, panjat tali, memasukkan spidol, serta mengangkat botol air. Setiap kali selesai satu permainan, pendamping mengajak mereka berkumpul dalam kelompok untuk mencari nilai-nilai penting dalam permaianan. Cukup menarik bahwa beberapa anak yang awalnya ragu-ragu dan takut akhirnya berhasil melampuai permainan. Namun ada pula beberapa anak yang begitu yakin melampaui permainan ternyata tidak berhasil.

Mengenal tanaman BBR
Selain diajak bermain, anak-anak kelas empat ini juga diajak mengenal tanaman-tanaman yang ada di BBR. Dari pengenalan tanaman-tanaman dengan segala ciri-cirinya itu, mereka diajak mencintai alam semesta. Dari mencintai alam ciptaan ini, mereka juga diajak mencintai ciptaan yang paling istimewa yakni manusia, sesama mereka.

BBR outbond6BBR outbound1BBR outbound2BBR outboond3

Setiap kelompok ditugaskan mencari sekitar tujuh macam tanaman dengan segala kekhasan dan cirinya. Tanpa boleh merusak tanaman atau memetik bunga, mereka diajak mengenal keragaman ciptaan Tuhan. Setelah mencermati jenis tanaman itu, kelompok membuat ekspresi seni berupa doa atau lagu. Setiap kelompok umumnya mengungkapkan rasa syukur atas keragaman tanaman dan berusaha menjaga dan melestarikan ciptaan Tuhan itu.

Kredit foto: Suasana hari-hari ber-outbond untuk anak-anak SD di Balai Budaya Rejosari (BBR), perbatasan Kudus-Pati, Jateng. (Dok. BBR)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply