Butiran Pasir

Ayat bacaan: Amsal 4:14-15
======================
“Janganlah menempuh jalan orang fasik, dan janganlah mengikuti jalan orang jahat. Jauhilah jalan itu, janganlah melaluinya, menyimpanglah dari padanya dan jalanlah terus.”

Pada tahun 1909, Edward Payson Weston membuat sebuah catatan sensasional. Pada usia 70 tahun, Edward melakukan perjalanan super jauh, 4000 mil, dari New York ke San Fransisco dengan berjalan kaki. Sebuah rekor mengagumkan di usia begitu lanjut berhasil dibuat oleh Edward. Dalam cuplikan koran tahun 1909 yang saya baca di internet, ada komentar dari Edward yang menarik menjawab sebuah wawancara setelah dia mencapai San Fransisco. Kira2 katanya begini: “Pada suatu hari kaki saya terasa sangat sakit, hampir menyerah menyudahi perjalanan ini. Masalah terbesar yang hampir membuat saya menyerah bukanlah rasa lelah, rentang jarak 4000 mil, panas terik atau jalan yang serasa memanggang, tapi butiran pasir yang memasuki sepatu.

Begitu juga halnya dengan Kekristenan kita. Disaat kita awas dan waspada penuh terhadap dosa2 besar yang sudah jelas, kita sering terjerembab pada dosa2 yang seolah2 terlihat sepele. Kita tidak memperhatikan hal2 yang kecil, sebaliknya kita berkompromi. Kita membiarkan diri kita berprasangka, mengucapkan kata2 yang tidak baik, membiarkan pengaruh2 jelek dari teman atau lingkungan sekitar perlahan2 memasuki kita, atau hal2 lain yang seakan2 sepele, dan memakluminya sebagai hal yang alami dan manusiawi. Betapa banyak anak2 Allah yang jatuh, bukan karena terpeleset pada masalah besar, tapi justru dimulai dari kasus2 yang sangat kecil.

Teman, mari kita jaga kekudusan kita. Tetap awas pada godaan untuk berbuat dosa, walau hal tersebut mungkin masih sangat sepele menurut pikiran manusiawi kita. Jangan sampai, apa yang telah kita capai selama ini harus luluh lantak hanya gara2 “butiran pasir dalam sepatu.”

Bukan bukit dan gunung yang membuat kita terpeleset, tapi butiran pasir

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Comment