Bunuh Diri

Ayat bacaan: Efesus 6:11
=========================
“Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis”

Ketika menunggu istri saya di sebuah praktek dokter gigi, saya iseng membolak balik majalah Hai lama di ruang tunggu. Headline majalah edisi 1994 itu adalah tentang Kurt Cobain, pentolannya Nirvana, yang ditemukan bunuh diri dengan sepucuk pistol di tangannya dan surat yang menyatakan bahwa dia sudah sejak lama menginginkan untuk mengakhiri hidupnya. Pada saat itu, semua orang terkejut, bahwa vokalis handal yang tengah menikmati puncak kesuksesan ternyata tidak bahagia dan hidup penuh tekanan alias depresi. Bayangkan depresi yang dialami, hingga orang bisa mengambil jalan untuk menyudahi hidup. Sayapun lantas membayangkan, betapa gembiranya iblis ketika ada manusia yang tidak mampu melawan tipu muslihatnya, dan berhasil mempengaruhi mereka untuk masuk ke dalam siksa kekal.

Saya tidak tahu dan tidak mau menilai kondisi religius Kurt cobain. Siapalah saya yang berhak menilai itu semua. Tapi yang saya pikirkan, status religius orang bukanlah jaminan mutlak bahwa orang akan tahan uji atau tahan banting terhadap persoalan hidup. Malah kita dengan mudah bisa melihat bahwa ada banyak orang yang memakai status religius hanya sebagai topeng belaka.

Jauh2 hari rasul Paulus telah mengingatkan jemaat di Efesus agar mereka mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah untuk mengatasi tipu muslihat iblis. Iblis tiap saat akan mencoba mempengaruhi manusia, menyerang kelemahan2 manusia, seperti harta, kekuasaan, seks dan lain2. Setiap orang bisa tergoda pada titik2 lemah mereka. Untuk itu, kita perlu perlindungan menyeluruh dalam hidup kita, tetap mempergunakan semua senjata yang berasal dariNya, agar kita mampu mengatasi perjuangan hidup yang tidak mudah. Kita harus tetap waspada, karena setiap saat kita bisa saja tergelincir dan jatuh.

Iblis bisa memberikan kemudahan instan, kekayaan, kemakmuran, kekuasaan dengan sangat cepat.Seolah2 anda lepas dari beban masalah anda. Jika kita mengambil jalan pintas, semua terlihat jauh lebih mudah. Namun disanalah tipu muslihat iblis, yang akan menggiring kita ke dalam siksa kekal. Tetaplah bertekun dalam doa, dan serahkan hidup anda sepenuhnya pada Tuhan, percayalah bahwa Tuhan selalu menyertai anda, meneguhkan dan menolong anda tepat pada saatnya. Rancangan Tuhan selalu berupa damai sejahtera dan bukan kecelakaan. Jangan pernah putus harapan, karena solusi selalu ada dalam Tuhan kita.

Mengakhiri hidup secara sepihak bukanlah solusi, karena kita punya Tuhan yang sungguh luar biasa.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Comment