Buah Ketaatan

Ayat bacaan: Amsal 13:13
=====================
“Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.”

buah ketaatan, taat dan melakukan firman, berlipat kali ganda

Sudah lama saya berharap agar website musik jazz yang saya sudah saya kelola selama lebih dari setahun bisa menghasilkan keuntungan. Dalam 3 bulan terakhir Tuhan memang telah membukakan begitu banyak pintu berkat, sehingga situs tersebut mulai dikenal bukan saja di Indonesia tapi juga di luar. Saya mulai mendapat banyak respon dari jumlah pengunjung yang terus meningkat. Saya juga mulai mendapatkan permintaan review album dan wawancara dari banyak artis mancanegara. Haleluya, puji Tuhan, karena tanpa Tuhan saya yakin perjuangan dan usaha saya tidak akan mampu mencapai peningkatan seperti itu. Tapi secara finansial, website itu belumlah mampu menghasilkan.

Kira-kira seminggu yang lalu, saya hendak mengganti skin layout dari website itu. Dan ketika memilih-milih, saya pun bertemu dengan sebuah template yang menarik dan rasanya pas bagi website saya. Ternyata template itu tidak gratis, dan harganya lumayan mahal, sekitar US $40. Sedangkan tempat dimana saya menemukan template tersebut ternyata sebuah forum yang menyediakannya secara bajakan. Secara mudah sebenarnya saya bisa mempergunakan template itu dengan gratis, habis perkara. Tapi di saat itu hati nurani saya terasa menentang hal tersebut. Uang sejumlah $40 itu bukanlah jumlah yang kecil bagi saya. Namun saya memilih untuk belajar taat pada firman Tuhan, dan memilih untuk membayar jumlah tersebut kepada pembuatnya. Betapa lega rasanya bisa terhindar dari melakukan perbuatan curang. Saya merasakan sukacita meskipun mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar.

Tepat seminggu kemudian, sesuatu yang luar biasa terjadi. Secara luar biasa saya mendapatkan pemasangan iklan dalam situs tersebut sebanyak tiga buah, dan jumlah yang saya peroleh dari iklan tersebut adalah lebih dari 10 kali lipat dari US $40 yang saya keluarkan seminggu sebelumnya. Lebih dari 10 kali lipat! Wow.. puji Tuhan! Tuhan menggenapi janjinya, ketika saya memilih untuk taat mendengar firmanNya. Haleluya.

Amsal menuliskan bahwa “Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.” Dalam bahasa inggrisnya berbunyi demikian: “Whoever despises the word and counsel [of God] brings destruction upon himself, but he who [reverently] fears and respects the commandment [of God] is rewarded.” (Amsal 13:13). Ayat ini digenapi secara luar biasa. Lihatlah buah yang kita hasilkan dari ketaatan. Tuhan menjanjikan dalam banyak kesempatan bahwa Dia sanggup melimpahkan berkatNya ketika kita mau taat kepada firmanNya. Tuhan selalu menepati janjiNya, dan hari ini saya mengalaminya sendiri. Apabila kita taat, maka kita akan diberkati bahkan ditambahkan berlipat-lipat. Serangkaian ayat mengenai berkat dalam Ulangan 28, dimana salah satunya berbunyi: “Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu.” (ay 8) merupakan serangkaian janji Tuhan dalam melimpahkan berkatNya buat kita. Namun itu semua haruslah dimulai dengan keputusan-keputusan kita dalam hidup untuk taat kepada perintahNya. Awal dari perikop berkat adalah sebagai berikut:“Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.” (ay 1). Semua berkat Dia sediakan bagi kita, jika kita mendengarkan baik-baik suara Tuhan, dan tidak berhenti hanya pada mendengarkan, melainkan melanjutkannya dengan melakukan Firman secara nyata dengan setia. Jika ini kita lakukan, maka Tuhan akan melimpahkan berkatNya secara luar biasa. Sebuah kebahagiaan bagi saya hari ini untuk menjadikan apa yang saya alami sebagai sebuah kesaksian, betapa Tuhan adalah Bapa yang penuh kasih dan setia menggenapi semua janjiNya.

Bagi orang yang banyak berkecimpung di dunia maya seperti saya, masalah bajak membajak sebenarnya merupakan hal yang lumrah, kita bisa menjumpai segalanya di internet dan mendapatkannya secara ilegal. Namun lihatlah apa yang saya petik sebagai buah ketaatan dan kejujuran. Tuhan memperhitungkan segala yang kita perbuat dan putuskan. Itu pasti. Setiap perbuatan curang, sekecil apapun, merupakan kekejian bagi Tuhan. “..setiap orang yang berbuat curang, adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu.” (Ulangan 25:16). Dalam Ayub kita membaca: “Jikalau mereka mendengar dan takluk, maka mereka hidup mujur sampai akhir hari-hari mereka dan senang sampai akhir tahun-tahun mereka. Tetapi, jikalau mereka tidak mendengar, maka mereka akan mati oleh lembing, dan binasa dalam kebebalan.” (Ayub 36:11-12). Dalam surat Paulus kepada Titus pun ia mengingatkan demikian: “Hamba-hamba hendaklah taat kepada tuannya dalam segala hal dan berkenan kepada mereka, jangan membantah, jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.” (Titus 2:9-10). Terkadang tidak mudah untuk taat, terlebih ketika kita harus menderita atau mengalami kerugian terlebih dahulu. Seperti apa yang saya alami, tidaklah mudah untuk mengeluarkan sejumlah uang yang cukup besar, namun ketika saya memutuskan untuk taat, kini saya memetik buahnya. Belajarlah untuk senantiasa berlaku taat dan jujur, dalam hal sekecil apapun. Ketika anda memilih untuk taat dan melakukan sesuai Firman, Tuhan sanggup memberkati anda berlipat kali ganda. Lakukan bagian kita, dan Tuhan akan melakukan bagianNya.

Ketaatan yang ditanam akan menghasilkan buah berlipat ganda

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply