Bodyguard?

Ayat bacaan: Rom 12: 19
=======================
“Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.”

Tadi siang sepulangnya saya dari sebuah rapat, ada sebuah mobil ugal2an yang hampir saja menyerempet mobil saya. Wah, panas2 begini ada yg ngajak berantem.. itu reaksi saya. Kaki saya sudah hampir nginjak gas mengejar mobil itu, tapi kemudian saya urungkan niat saya itu, dan dalam hati saya berkata, “biar Tuhan yang balas..” Tiba2, saya merasa ditegur Tuhan. Di dalam hati saya mendengar sentilan Tuhan: “memangnya Aku bodyguard mu?” Saya pun tersentak kaget, dan tersadar, bahwa saya telah memberikan reaksi yang salah.

Bodyguard kalau dari kamus artinya “a person or group of persons assigned to protect someone from harm”. Kalau diterjemahkan dalam bahasa kita sehari2, “orang atau kelompok yang disewa/dibayar untuk melindungi”. Nah, kalau kita bereaksi seperti :”awas lo, Tuhan bakal ngebalas!” dan kalimat2 lain yang sejenis, itu sama artinya bahwa kita menyerahkan pembalasan dendam atau sakit hati kepadaNya, atau lebih parah lagi, kita menyuruh Tuhan untuk membalas dendam atas nama kita. Kebalik dong… bukan Tuhan yang harus patuh pada kita, tapi kita lah yang harus taat mutlak pada Tuhan. Betapa keterbatasan2 kita sebagai mahluk yang lemah ini sangat membutuhkan pemeliharaan dan campur tangan Tuhan.

Yesus sendiri berkata; Tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.. keteladanan Yesus seperti inilah yang harus kita tiru. Bukan pada tempatnya kita meminta Tuhan membalaskan dendam, bahkan dendam pun sesungguhnya tidak diperkenankan. Semua adalah hak Tuhan. Tugas kita adalah mengampuni dan mendoakan. Selebihnya? itu hak Tuhan.

Ijinkan Tuhan membantu kita untuk belajar mengampuni dan mendoakan bahkan pada orang yang menyakiti anda.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Comment