Bertumbuh

Ayat bacaan: 1 Timotius 4: 7b-8
===============================
“Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.”

bertumbuh, melatih diri

Ada seorang teman yang pernah bercerita mengenai kerinduan akan imannya untuk bisa bertumbuh, tapi dia merasa masih jalan di tempat selama bertahun-tahun. Ia sudah berdoa, tapi tetap saja ia tidak merasakan adanya hasrat kuat untuk mendalami Alkitab, secara teratur menyediakan waktu untuk saat teduh, bahkan kerinduan untuk beribadah bersama di gereja. “keinginan sih jelas ada… tapi tetap aja malas rasanya untuk berdoa apalagi baca Alkitab..” begitu katanya. Saya pun pernah mengalami hal-hal seperti itu. Ada masa dimana saya mengantuk di gereja, ada masa dimana saya begitu malas membuka Alkitab, bahkan malas berdoa kalau sedang tidak ada yang saya butuhkan. Tapi itu dulu, karena sekarang saya benar-benar merasakan betapa dekatnya Tuhan, dan Dia berbicara setiap hari dalam penyertaanNya yang luar biasa dalam hidup saya. Kita tidak akan bisa bertumbuh dengan instan, dan berharap bahwa dengan satu doa, lalu abrakadabra! Kita tiba-tiba langsung bertumbuh dalam dia. Satu doa, sim salabim, kita tiba-tiba merasakan dorongan yang kuat untuk ber-saat teduh dan membaca Alkitab. No, no…that’s not the way it’s supposed to be.

Memang benar, jika kita membaca 1 Korintus 3:7, kita akan melihat bahwa Allah-lah yang memberi pertumbuhan. Itu benar. Namun ada bagian yang harus kita lakukan. God does his part, but we have to do our part too. Ayat bacaan hari ini mengajarkan kita untuk terus melatih diri kita beribadah. “Latihlah dirimu beribadah.” (1 Timotius 4:7b). Seperti halnya orang yang ingin tubuhnya sehat, mereka pun harus melatih diri mereka agar berolahraga secara teratur. Mau punya tubuh kekar? Pergi ke fitness centre dan bentuklah tubuh disana. Ingin pintar? Belajarlah sungguh-sungguh. Everything in life is a process. Termasuk juga pertumbuhan iman, haruslah melalui proses dimana ada bagian Tuhan, dan ada pula bagian kita, yang harus kita lakukan. Melatih diri untuk beribadah itu sangat penting, karena ada janji yang terkandung disana. Janji yang tidak saja berguna untuk kehidupan di dunia, namun juga untuk kehidupan yang akan datang. (ay 8).

Selain melatih diri, kita juga diajak untuk mematikan segala hal yang bersifat duniawi. “Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi…” (Kolose 3:5). Kita tidak akan pernah bisa bertumbuh dan hidup dalam Roh jika diri kita masih terus dikuasai oleh berbagai keinginan daging. Apabila kita menuruti apa yang diinginkan daging, maka kita akan mati, sebaliknya jika kita mematikan hal-hal duniawi dan membiarkan diri kita dipimpin oleh Roh, maka kita pun akan hidup. (Roma 8:13). Agar kita bisa bertumbuh dan menjadi milik Kristus, kita harus hidup dalam Roh, karena menjadi milik Kristus berarti ada Roh Allah yang diam di dalam kita. (ay 9). Roh Allah tidak akan diam di dalam kita jika kita terus membiarkan kedagingan mengambil alih kehidupan kita.

Dengan terus melatih diri untuk tekun dan rajin beribadah dan mematikan keinginan-keinginan duniawi, kita pun akan bertumbuh. Saya mengalami sendiri masa-masa dimana saya tidak bertumbuh dan hanya jalan di tempat dan sekarang merasakan sendiri bagaimana luar biasanya bertumbuh dari hari ke hari. Saya hanya ingin bilang, ada banyak hal yang akan anda lewatkan jika anda tidak bertumbuh. Bertumbuh dalam iman akan Kristus itu indahnya bukan main. Ada damai dan sukacita disana, ada kasih, ada kesabaran, ada pengharapan, dan lain-lain, semua itu begitu menguatkan saya dalam menjalani profesi dan kehidupan. Hidup dipimpin Tuhan itu luar biasa rasanya. Ada banyak hal yang disingkapkan, mata kita akan melihat segala sesuatu dari sebuah sudut pandang yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan. Itu semua adalah pengalaman yang saya alami sendiri. Berdoalah, minta Tuhan untuk melakukan bagianNya, dan lakukan pula bagian anda, dan anda akan bertumbuh. “Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.” (2 Petrus 3:18). Selamat bertumbuh!

Jangan berhenti hanya sebatas “rindu”, namun lakukanlah bagian anda agar bisa merasakan pertumbuhan luar biasa dalam iman akan Kristus

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply