Bertobat dan Percaya


KESELAMATAN merupakan anugerah dari Allah kepada manusia. Melalui pengurbanan Yesus, relasi manusia dengan Allah dipulihkan. Dengan kebangkitanNya, Ia membebaskan kita dari belenggu dosa dan mematahkan sengat maut.


Agar keselamatan yang dianugerahkanNya dapat terus kita genggam, kita harus berjuang untuk bertumbuh dalam iman kepadaNya. Namun kelemahan kita sebagai manusia, kerap membuat kita terpagut oleh dosa. Dibutuhkan kerendahan hati untuk datang kepadaNya, mengakui kesalahan dan dosa kita, memohon pengampunanNya dan bertobat.


Miliki sikap hati yang terbuka kepada Allah, perkenankan Ia mengemudikan seluruh kehidupan kita. Ke mana pun Ia mengarahkan hidup kita, hendaknya kita taat dan mengikutiNya. Dengan seluruh kekuatan dan segenap hati kita, berjuanglah terus untuk menjadi anak-anak Allah dan murid Kristus yang sejati.


Sadari bahwa kasih membawa kehidupan sedangkan dosa mendatangkan maut. Mari isi kehidupan ini dengan senantiasa menebarkan kasih dan menjauhkan diri dari dosa.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Sumber: Sesawi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: