Bersikap Murah Hati dan Berbelas Kasih seperti Yesus

murah hati by NSB

Selasa 30 September
PW St. Hieronimus, Imam dan Pujangga Gereja
Ayub 3:1-3.11-17.20-23;  Mzm 88:2-3.4-5.6.7-8; Lukas 9:51-56

“Anak Manusia datang bukan untuk membinasakan orang, melainkan untuk menyelamatkannya.”

DALAM  perjalanan-Nya menuju Yerusalem, Yesus hendak lewat salah satu desa orang Samaria. Namun mereka menolak dan melarang Yesus karena perjalanan-Nya menuju Yerusalem. Menghadapi dan mengalami penolakan itu, Yakubus dan Yohanes marah dan minta ijin kepada Yesus untuk membinasakan mereka. Namum Yesus tidak berkenan kepada Yakobus dan Yohanes.

Apa yang bisa kita renungkan dan petik? Pertama, penting bagiku memetik pelajaran tentang toleransi. Dewasa ini kita amat membutuhkannya di tengah suasana permusuhan dan konflik yang terjadi. Toleransi saya pahami sebagai sikap penuh kasih dengan mengupayakan yang terbaik bagi kawan maupun lawan.

Kedua, kita belajar untuk mengasihi dan memahami mereka yang membenci kita dan menyebabkan hidup kita berada dalam masalah. Seperti Yesus telah melakukan itu bagi orang Samaria, kita belajar untuk menjadikan lawan sebagai kawan. Kita perlakukan mereka dengan baik dan penuh kasih. Kita perlakukan mereka secara baik bukan dengan menyakiti mereka.

Ketiga, kita belajar dari Yesus menghadapi penolakan dengan kasih dan semangat rekonsiliasi. Yesus selalu menawarkan persahabatan kepada setiap orang. Itulah sebabnya Yesus menegur Yakobus dan Yohanes serta para muridNya karena mereka kehilangan semangat toleransi.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita berdoa mohon perdamaian bagi dunia. Kita mohon kepada Yesus agar salib-Nya kian berbuah bagi semua. Kita juga mohon agar kita dapat hidup dalam damai dan harmonis bagi dan dengan semua orang.

Tuhan Yesus Kristus, Engkau begitu murah hati, penuh belas kasih dan baik. Bebaskan kami dari prasangka buruk dan sikap intoleran kepada mereka yang berbeda bahkan berseberangan dengan kami. Bantulah kami untuk berhati sabar dan lebar luas mengasihi dan berbuat bagi meteka yang (ingin) melukai dan berbuat jahat kepada kami sehingga kami bolwh menjadi pembawa damai kini dan selamanya. Amin.

Girli Kebon Dalem
Proficiat: HUT ke-2 Kapel dan Gerakan Adorasi Ekaristi Abadi di Paroki Kebon Dalem Semarang hari ini (G30S AdEkA Kebon Dalem). Misa Syukur dan Prosesi Sakramen Mahakudus di Gereja Kebon Dalem, Selasa, 30/09 pukul 18.00 sekaligus menyambut Bulan Rosario Suci.

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
“abdi Dalem palawija”
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan
Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang

Kredit foto: Ilustrasi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: