Bermental Seperti Singa (3)

(sambungan)

Ada begitu banyak janji Tuhan yang berbicara mengenai pertolongan, kelepasan dari belenggu yang menghambat, menjadi sumber kekuatan dan lain-lain yang seharusnya bisa membuat kita bisa hidup tanpa perlu merasa takut. Ada jaminan penyertaan bahkan keselamatan yang menjadi bagian dari orang-orang percaya yang mengetahui dan melakukan firman Tuhan sebagai bagian dalam hidupnya. Tuhan sudah memperlengkapi kita dengan akal budi, daya pikir, hati dan begitu banyak talenta. Bahkan Tuhan sudah mengatakan bahwa RohNya sendiri berdiam dalam hati kita (Galatia 4:6).

Kita diciptakan bukan sebagai pecundang tetapi dikatakan sebagai pemenang, bahkan lebih dari pemenang (Roma 8:37). Bagaimana kita bisa dikatakan lebih dari pemenang? Masih dari Roma 8 ada tertulis: “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8:28) Perhatikan, bahwa bagi kita yang mengasihi Tuhan, Dia sudah berjanji untuk turut bekerja, bukan untuk satu-dua hal melainkan untuk segala sesuatu. Bukan pula untuk hal sia-sia atau merugikan melainkan untuk mendatangkan kebaikan. Bukankah janji-janji ini seharusnya bisa membantu kita untuk mampu membangun mental sekuat singa?

Daud bukanlah prajurit perang terlatih. Ia masih sangat muda dan tidak punya otot-otot tebal untuk berkelahi.Baju perang dengan topi tembaga pun terlalu berat bagi ukuran tubuhnya. (bacalah 1 Samuel 17:38-39). Tapi mental Daud yang sekuat dan seberani singa terbukti mampu melebihi segala perlengkapan perang, pengalaman bertarung dan persenjataan maupun perisai seperti yang dimiliki pasukan Israel. Dengan mental kuat yang disertai iman seperti itu Daud mampu mengalahkan binatang-binatang buas yang mencoba memangsa ternak kawalannya, dan ia pun mampu mengalahkan Goliat hanya dengan memakai batu lontar (umban) sederhana. Jika Daud bisa, kenapa kita tidak?

Hari ini mungkin kita tidak berhadapan dengan raksasa Goliat dengan perangkat perang lengkap seperti itu secara fisik. Tetapi sadarilah bahwa ada banyak ‘Goliat-Goliat’ yang harus kita hadapi seperti masalah-masalah besar, berbagai tantangan dan sebagainya yang menghadang di depan. Sebuah mental atau sikap pemenang yang berakar/berpusat pada Allah akan memampukan anda melewati semuanya mengatasi kemustahilan dan keluar sebagai pemenang. Apa yang menjadi masalah anda hari ini? Jangan takut, hadapilah dengan berani, dengan mental seperti singa. Percayalah bahwa tidak akan pernah ada masalah yang bisa lebih besar dari kuasa Allah yang selalu menyertai anda.

Miliki mental pemenang seperti singa bukan mental pecundang

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply