Bermasalah dengan Mood Jelek (2)

(sambungan)

Pikiran dan perasaan adalah titik-titik lemah yang rapuh yang sangat rentan untuk diserang. Segala pikiran negatif bisa meracuni pola pikir dan hati/perasaan kita sehingga lama-lama kita tidak lagi merasakan damai sejahtera didalamnya. Sangatlah ironis bila kita yang sudah percaya masih juga terus dihantui masalah pikiran dan perasaan seperti ini. Ingatlah bahwa Tuhan sudah menyediakan damai sejahtera dan ketenangan pikiran bagi kita, yang akan memampukan kita untuk menghadapi segala sesuatu tanpa harus kehilangan sukacita. Yang dibutuhkan adalah iman kita untuk percaya kepadaNya dengan sepenuh hati, teguh menuruti ketetapan-ketetapanNya.

Tidak ada janji Tuhan yang tidak Dia genapi. Benar bahwa situasi sulit akan selalu ada dalam hidup kita. Tetapi kita akan mampu untuk senantiasa tenang jika bersama Tuhan. Tuhan membekali kita dengan damai sejahtera, ketentraman dan ketenangan sebagai produk dari kebenaranNya. Apa yang mengganggu mood/perasaan/suasana hati anda saat ini? Anda merasa takut? Tuhan sudah mengatakan “jangan takut, percaya saja.” (Markus 5:36). Anda tengah lelah akibat ditimpa beban berat pada pundak anda? Tuhan mengatakan akan memberi kelegaan (Matius 11:28). Anda tengah menghadapi masalah yang membutuhkan pertolongan? Tuhan sudah mengatakan bahwa tanganNya tidak kurang panjang untuk menyelamatkan dan pendengaranNya tidak kurang tajam untuk mendengar tangisan anda. (Yesaya 59:1). Anda termasuk orang yang cepat marah? Sadarilah firman Tuhan sudah mengingatkan bahwa “amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.” (Yakobus 1:20). Anda merasa masa depan anda suram? Tuhan mengatakan bahwa Dia telah memberi rancangan damai sejahtera kepada anak-anakNya yang menjamin hari depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11). Bahkan apabila anda merasa bahwa terlepas dari masalah merupakan sesuatu yang mustahil karena sudah terlalu parah, Tuhan sudah berseru bahwa “Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya” (Markus 9:23), “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” (Lukas 1:37). Semua ini seharusnya bisa dijadikan dasar bahwa mood sesungguhnya bisa dikendalikan dan bukan merupakan sesuatu yang liar. Tidak ada alasan bagi kita untuk mengadopsi pemikiran-pemikiran yang negatif, karena orang percaya seharusnya menawan dan menaklukkan pikirannya kepada Kristus.

Jika ada diantara anda yang saat ini mengalami permasalahan dengan suasana hati atau mood yang naik turun/swing, baik yang mengalaminya secara langsung maupun punya hubungan dekat dengan orang-orang berperilaku seperti ini, ingatlah bahwa mood seperti itu itu bisa dikendalikan dan tidak boleh dibiarkan tumbuh bebas. Suasana hati yang tak terkendali akan membuat etos kerja kita menurun, membuat kita tidak melakukan berbagai peran, fungsi dan tanggung jawab kita dengan baik dan merintangi kita untuk menuai segala kebaikan dari Tuhan sesuai janjiNya. Don’t let your mood overcome you, but gain a full control of it by leading it into Christ. Jangan biarkan pikiran-pikiran buruk berkecamuk dalam diri anda dan membuat perasaan anda tak terkendali, karena pada suatu ketika nanti kerugian yang anda derita bisa begitu besar, korban sudah terlanjur jatuh dan kerusakan terlanjur parah sehingga kalaupun masih bisa dibenahi akan memerlukan waktu, usaha dan lainnya yang tidak sedikit

Never, ever let your mood dictate your manners, because it’s very dangerous and destructive

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: