Berlarilah Begitu Rupa (2)

(sambungan)

Selanjutnya, dalam menghadapi perlombaan kita, apa yang menjadi hadiahnya? Paulus melanjutkan ayat diatas dengan “Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi.” (ay 25). Ya, ada mahkota yang disediakan Tuhan buat kita. Bukan sebuah mahkota yang fana, melinkan sebuah mahkota yang abadi. Inilah mahkota kehidupan yang dijanjikan Tuhan kepada siapapun yang mengasihi Dia dan mampu menghadapi rintangan-rintangan hingga mencapai garis akhir dengan gemilang. Tidak saja Paulus, tapi Yakobus pun menyatakan hal yang sama. “Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.” (Yakobus 1:12).

Sesungguhnya kita telah dibekali segala sesuatu untuk menjadi pemenang. Bahkan Alkitab berkata kita lebih dari pemenang. “Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.” (Roma 8:37). Karena itu selain usaha-usaha kita di atas, kita perlu pula memiliki mental juara. Mari kita periksa diri kita hari ini. Seberapa beranikah kita hari ini menghadapi tantangan? Sudahkah kita memiliki keberanian seperti eekor singa dalam menghadapi tekanan, atau kita masih termasuk golongan yang mudah menyerah, sedikit saja terguncang sudah langsung ambruk? Kita diciptakan Tuhan untuk menjadi seperti singa yang tidak mundur menghadapi tantangan. Kita diciptakan bukan untuk menjadi pecundang melainkan sebagai sosok yang lebih dari orang menang. Kita diciptakan sebagai anak-anak sulungNya, dan karenanya kita semua telah dibekali berbagai keahlian dan kelebihan untuk bisa tampil dengan sosok seperti singa. Dan bukan itu saja, karena ada Tuhan bersama kita yang akan selalu siap untuk membawa kita ke setiap tingkatan keberhasilan, tidak peduli sesulit apapun situasi yang kita hadapi saat ini. “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.” (Roma 8:28). Ada Roh Tuhan yang berdiam di dalam diri kita (Galatia 4:6), dan semua ini seharusnya membuat kita tampil sebagai atlit-atlit yang tangguh, memiliki mental seperti singa yang gagah berani. Jika demikian, mengapa kita harus takut menghadapi apapun? Bahkan kita harus ingat, “Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?” (Roma 8:31).

Kita harus tahu seperti apa kita telah diciptakan Tuhan dan apa makna dari pengorbanan Kristus sehingga kita bisa dilayakkan untuk memperoleh mahkota kehidupan kelak di kemudian hari. Selain itu, tujuan dan sasaran, atau arah kita harus pula jelas. Kita lihat Paulus kemudian melanjutkan suratnya dengan: “Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.” (1 Korintus 9:26). Kita harus tetap fokus kepada tujuan akhir, tidak mengumbar waktu, tenaga dan pikiran kita untuk hal-hal yang sia-sia atau tidak ada gunanya. Fokus kita, tujuan dan arah yang ingin dicapai haruslah jelas. Ingat bahwa ada mahkota kehidupan yang telah dipersiapkan bagi kita. Karena itu, apapun kondisi dan situasinya, tetaplah fokus dan teruslah berjuang, keep running on track and do the best you can. Selalu ada rintangan yang harus kita hadapi dalam kehidupan ini, tetapi bersama Tuhan kita akan mampu mengatasinya dengan gemilang. Jangan mundur di tengah jalan, jangan menyerah, tetaplah berjuang. Teruslah maju, jangan terus menoleh ke belakang dan raihlah apa yang dirancangkan Tuhan dalam hidup anda. Terus menerus menoleh ke belakang, melihat berbagai kegagalan di masa lalu yang akan memperlambat laju kita sehingga gagal keluar sebagai pemenang. Paulus juga mengingatkan hal tersebut. “aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.” (Filipi 3:13-14). Ingatlah bahwa hidup ini adalah sebuah arena perlombaan, dan kita adalah peserta di dalamnya. Karena itu berlarilah begitu rupa, dengan ketahanan, kekuatan stamina dan mental disertai latihan dan persiapan yang teratur dan baik, sehingga kita bisa keluar sebagai pemenang. Selamat berlomba!

Berlarilah begitu rupa sehingga kita mampu meraih mahkota kemenangan yang telah dijanjikan Tuhan

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: