Berbagi dengan Tulus


MELALUI peristiwa penggandaan roti dan ikan, Yesus mengundang kita untuk memiliki sikap peduli dan murah hati terhadap orang di sekitar kita. Tidak cukup hanya berhenti pada rasa iba saja, namun hendaknya diikuti dengan tindakan nyata untuk meringankan beban dan penderitaan mereka.


Kita cenderung berpikir bahwa yang kita miliki jumlahnya terbatas sehingga kurang layak untuk dibagikan. Jangan membatasi kuasa Tuhan dengan pikiran kita yang sempit dan dangkal, karena tidak ada yang mustahil bagiNya. Hal yang kita anggap sedikit, bila diberikan dengan tulus, akan dilipatgandakan olehNya.


Mari persembahkan hidup kita ke dalam tanganNya. Biarkan Tuhan bekerja di dalam diri kita. Ia pasti akan melengkapi segala kekurangan dan keterbatasan kita dan mengubahnya menjadi hal yang luar biasa, menjadikan kita sebagai saluran berkat bagi banyak orang.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Sumber: Sesawi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: