Bebas Tugas

bebas by creative beauty“Dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.” (Ibr 2, 15) MUTASI  bagi para imam dan anggota religius merupakan hal yang biasa terjadi. Setelah berkarya di suatu tempat selama beberapa tahun, mereka mendapatkan tugas perutusan baru di tempat lain atau menangani suatu karya yang lain. Perpindahan tugas atau pergantian jabatan biasa disertai dengan acara serah terima dan juga sambutan atau kesan dan pesan. Dalam suatu acara pergantian dan serah terima jabatan sebuah yayasan, seorang suster memberikan sambutan. Salah satu isi sambutannya adalah mengucapkan banyak terimakasih kepada provinsial yang telah ‘memerdekakan dirinya’ dari tugas dan tanggungjawabnya sebagai ketua yayasan selama belasan tahun. Ada juga kepala sekolah yang memberi salam, “Merdeka, suster!” “Merdeka juga!”, jawabnya. Merdeka artinya bebas. Kebebasan merupakan hak setiap orang. Setiap orang bebas untuk menentukan pilihan hidupnya, bebas untuk mengambil keputusan, bebas untuk melakukan sesuatu yang benar dan mengerjakan sesuatu dengan baik. Banyak orang sudah merasakan dan menikmati kebebasan di dalam hidupnya. Sementara orang masih harus berjuang atau berusaha memperoleh kebebasan hidup. Mereka biasanya masih hidup dalam suatu kurungan atau sebuah penjara dengan pengawasan ketat; ada juga yang hidup dibawah ancaman senjata atau hal lain yang mematikan; ada juga orang yang hidup di bawah penjajahan bangsa lain; ada pula orang yang mendapatkan tekanan dari atasan, pimpinan atau pihak lain; ada juga orang yang harus memikul beban tugas dan pekerjaan yang berat; ada pula orang yang hidupnya selalu dibayangi oleh berbagai macam kecemasan, kegelisahan atau ketakutan; ada pula orang yang masih diperlakukan sebagai budak atau hamba oleh orang lain. Ada banyak hal yang seseorang tidak bisa menikmati kebebasan dalam hidupnya. Para murid sesungguhnya termasuk orang yang merdeka, karena mereka telah dibebaskan dari kuasa maut oleh salib dan kebangkitan Yesus. Masih belum cukupkah pembebasan yang telah dilakukan-Nya itu bagi diriku? Teman-teman selamat pagi dan selamat berkarya. Berkah Dalem. Kredit foto: Creative beauty

bebas by creative beauty

“Dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.” (Ibr 2, 15)

MUTASI  bagi para imam dan anggota religius merupakan hal yang biasa terjadi. Setelah berkarya di suatu tempat selama beberapa tahun, mereka mendapatkan tugas perutusan baru di tempat lain atau menangani suatu karya yang lain. Perpindahan tugas atau pergantian jabatan biasa disertai dengan acara serah terima dan juga sambutan atau kesan dan pesan.

Dalam suatu acara pergantian dan serah terima jabatan sebuah yayasan, seorang suster memberikan sambutan. Salah satu isi sambutannya adalah mengucapkan banyak terimakasih kepada provinsial yang telah ‘memerdekakan dirinya’ dari tugas dan tanggungjawabnya sebagai ketua yayasan selama belasan tahun.

Ada juga kepala sekolah yang memberi salam, “Merdeka, suster!” “Merdeka juga!”, jawabnya.
Merdeka artinya bebas. Kebebasan merupakan hak setiap orang. Setiap orang bebas untuk menentukan pilihan hidupnya, bebas untuk mengambil keputusan, bebas untuk melakukan sesuatu yang benar dan mengerjakan sesuatu dengan baik.

Banyak orang sudah merasakan dan menikmati kebebasan di dalam hidupnya. Sementara orang masih harus berjuang atau berusaha memperoleh kebebasan hidup. Mereka biasanya masih hidup dalam suatu kurungan atau sebuah penjara dengan pengawasan ketat; ada juga yang hidup dibawah ancaman senjata atau hal lain yang mematikan; ada juga orang yang hidup di bawah penjajahan bangsa lain; ada pula orang yang mendapatkan tekanan dari atasan, pimpinan atau pihak lain; ada juga orang yang harus memikul beban tugas dan pekerjaan yang berat; ada pula orang yang hidupnya selalu dibayangi oleh berbagai macam kecemasan, kegelisahan atau ketakutan; ada pula orang yang masih diperlakukan sebagai budak atau hamba oleh orang lain.

Ada banyak hal yang seseorang tidak bisa menikmati kebebasan dalam hidupnya. Para murid sesungguhnya termasuk orang yang merdeka, karena mereka telah dibebaskan dari kuasa maut oleh salib dan kebangkitan Yesus. Masih belum cukupkah pembebasan yang telah dilakukan-Nya itu bagi diriku?

Teman-teman selamat pagi dan selamat berkarya. Berkah Dalem.

Kredit foto: Creative beauty

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply