Baru Pinter Saja, Kok Sudah Sombong?

Jenius by Eat your Career“Pengetahuan membuat orang menjadi sombong, tetapi kasih membangun. Jika ada seorang menyangka, bahwa ia mempunyai sesuatu ‘pengetahuan’, maka ia belum juga mencapai pengetahuan, sebagaimana yang harus dicapainya” (1 Kor 8, 1-2) PENDIDIKAN  merupakan kebutuhan masyarakat. Sejak usia dini, anak-anak sudah disekolahkan, agar mereka mempelajari berbagai macam ilmu pengetahuan scr berjenjang, mulai dr tingkat dasar, menengah […]

Jenius by Eat your Career

“Pengetahuan membuat orang menjadi sombong, tetapi kasih membangun. Jika ada seorang menyangka, bahwa ia mempunyai sesuatu ‘pengetahuan’, maka ia belum juga mencapai pengetahuan, sebagaimana yang harus dicapainya” (1 Kor 8, 1-2)

PENDIDIKAN  merupakan kebutuhan masyarakat. Sejak usia dini, anak-anak sudah disekolahkan, agar mereka mempelajari berbagai macam ilmu pengetahuan scr berjenjang, mulai dr tingkat dasar, menengah dan atas.

Bahkan banyak orang belajar sampai tingkat pendidikan tinggi. Pendidikan menjadi jalan bagi banyak orang untuk menimba dan mempelajari berbagai macam ilmu pengetahuan. Banyak orang harus mengeluarkan biaya besar untuk mendapatkan pengetahuan yang memadai. Bahkan banyak orang rela pergi ke berbagai kota besar dan negara lain utk mendapatkan pengetahuan. Betapa bangga hati orang tua, ketika anak-anaknya menjadi orang pintar, punya banyak ilmu dan pengetahuan.

Mereka rela menjual sawahnya atau harta lainnya, demi pendidikan anak. Pengetahuan merupakan sesuatu yang diinginkan dan dikejar banyak orang. Bahkan ada ungkapan, ‘Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China’.

Tiap orang punya hak sama atas berbagai macam ilmu pengetahuan. Yang penting, bagim orang yang berpengetahuan tinggi bisa membangun sikap hidup yang tepat?

St. Paulus mengingatkan para murid bahwa pengetahuan bisa membuat seseorang menjadi sombong.

Apa yang diajarkan St. Paulus rupanya sejalan dengan nasihat Sri Susuhunan Pakubuwana IV, yang berpesan, “Ojo adigang, adigung dan adiguna”.

“Adiguna puniku ngandelaken kapinteranipun, samubarang kabisan dipun dheweki, sapa pinter kaya ingsun, tuging prana nora enjoh” (Adiguna adalah mengandalkan kepandaian, semua kepandaian dimiki sendiri, siapa pandai seperti saya, ternyata akhirnya tidak mampu).

Pengetahuan jangan membuat seseorang menjadi sombong. Orang yang merasa diri memiliki berbagai macam pengetahuan, orang itu sesungguhnya blm memiliki pengetahuan yang sejati. Pengetahuan jgn dipergunakan utk membodohi masyarakat demi kepentingan politis. Teman-teman, selamat siangt dan Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply