Author: Renungan Harian

Berdoa dengan Iman tanpa Jemu

Ilustrasi (Jesus la Porte)Sabtu, 12 November 2016
Pekan Biasa XXXII
PW S. Yosafat, Uskup dan Martir
3Yoh 1:5-8; Mzm 112:1-6; Luk 18:1-8

Yesus menceriterakan suatu perumpamaan kepada murid-murid-Nya untuk menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemunya. … Bukankah Allah akan membenarkan para pilihan-Nya, yang siang malam berseru kepada-Nya? … Akan tetapi jika Anak Manusia datang, adakah Ia menemukan iman di bumi ini?”

Dalam Injil hari ini Yesus Kristus mengajarkan kepada kita untuk berdoa senantiasa tanpa henti. Ia menyampaikan kepada kita perumpamaan tentang perlunya kita berdoa dengan tiada jemu-jemunya. Ia sangat benar sebab kita menyadari bahwa kita dapat dengan mudah lelah berdoa khususnya ketika doa kita tak ada hasilnya.

Sesungguhnya, doa adalah anugerah. Anugerah itu dari Roh Kudus. Namun doa juga menuntut partisipasi kita karena doa adalah tindakan cinta, pemberian diri kita. Doa merupakan pemberian diri kita dan penyerahan diri lebih pada Allah. Doa berbuah bila kita tekun dan membiarkan Allah bertindak.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi sementara kita bersembah sujud di hadirat Yesus Kristus kita belajar berdoa dengan tiada jemu-jemunya. Kita berdoa sebagai anak-anak yang dikasihi sebab bagi kitalah Ia wafat dan menganugerahkan segala sesuatu. Jika kita seperti itu dan lebih lagi bagi Dia, mengapa kita masih ragu untuk berdoa dan beradorasi?

Tuhan Yesus Kristus, bantulah kami untuk berdoa dengan tiada jemu-jemunya. Bantulah kami mengandalkan Dikau dalam hidup kami sehari-hari. Bantulah kami tekun berdoa dan adorasi. Ajarilah kami mengerti doa dan melakukannya dengan baik demi cinta pada-Mu dan sesama kini dan selamanya. Amin.

Ketua Komisi HAK KAS, pastor rekan di Paroki Ungaran; pernah menjabat Rektor Seminari Tinggi Sinaksak Pematang Siantar.

Sumber: Sesawi.net

5 pencarian oleh pembaca:

  1. rumuskanlah apa pengertian anda tentang kerajaan Allah menurut lukas 17:20-37
Tags : , ,

Kerajaan Allah dalam Diri Kita

Kamis, 10 November 2016

Pekan Biasa XXXII

PW S. Leo Agung, Paus dan Pujangga Gereja

Flm 1:7-20; Mzm 146:7-10; Luk 17:20-25

Yesus bersabda, “Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah sudah ada di di tengah-tengahmu. … Tetapi Ia (Anak Manusia) harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini.”

Sabda Yesus Kristus pada hari ini membantu kita mengerti Kerahaan Allah lebih baik. Kerajaan Allah lebih tentang keadaan jiwa dan perjuangan antara yang baik dan yang jahat dari pada urusan lahiriah.

Dalam iman kita, kita dapat melihat Kerajaan Allah datang hanya saat kita menerima Yesus Kristus sebagai Raja jiwa kita. Kerajaan Allah hadir dalam diri kita hanya jika kita membiarkan Dia menguasai dan mengatur hudup kita dan begitulah Kerajaan-Nya datang. Sekaranglah saat bagi kita berjumpa dengan Yesus Kristus dan menjadikan Dia Raja segala raja kita.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita bersembah sujud di hadirat Yesus Kristus yang pertama-tama datang merajai hati kita. Di sana kita mengasihi-Nya dan mempersembah-korbankan diri kita untuk menjawab Kerajaan-Nya. Kita membangun Kerajaan-Nya dalam doa dan karya kasih kita. Percayakah kita pada Yesus Kristus dan menerima kehendak-Nya?

Tuhan Yesus Kristus bantulah kami mengerti Kerajaan-Mu yang telah datang dalam diri kami. Bangunlah Kerajaan-Mu dalam diri, pikiran dan kerinduan kami. Jadikanlah hidup kami terang dan garam untuk mewartakan Kerajaan-Mu secara berdaya guna pada mereka yang hidup bersama kami kini dan selamanya. Amin.

Ketua Komisi HAK KAS, pastor rekan di Paroki Ungaran; pernah menjabat Rektor Seminari Tinggi Sinaksak Pematang Siantar.

Sumber: Sesawi.net

Tags : , ,

Gereja Basilik Lateran: Bunda dan Kepala Segala Gereja

Ornamen Gereja Basilika Lateran. (Romo Aloysius Budipurnomo)

Rabu, 9 November 2016

Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran

Yeh 47:1-2.8-9.12; Mzm 46:1-3.5-6.8-9; 1Kor 3:9b-11.16-17; Yoh 2:13-22

Jawab Yesus kepada mereka, “Rombaklah Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.” … yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.

Syukur pada Allah, kita merayakan hari ini pemberkatan Basilika St. Yohanes Lateran di Roma, Italia. Mengapa kita merayakannya?

Pertama, karena Basilika Lateran adalah Katedral Roma di Italia. Karenanya juga merupakan tahta Uskup Roma yakni Paus.

Kedua, Basilika St. Yohanes Lateran merupakan “Bunda dan Kepala semua Gereja”. Kita dapat membaca identitas ini pada tulisan bahasa Latin di bagian depan gedung Basilika di Roma “Sacrosancta Lateranensis ecclesia omnium urbis et orbis ecclesiarum mater et caput.”

Artinya, “Gereja Kudus Lateran, Bunda dan Kepala seluruh Gereja di kota dan di dunia.”

Syukur pada Allah pula pada hari Rabu, 19 October 2016 lalu, saya boleh mengunjungi gereja mengagumkan ini dan merayakan Ekaristi di salah satu kapel di dalamnya. Di sana saya mengalami keyakinan mendalam bahwa Yesus Kristus sungguh hadir bersama kita dalam sejarah peziarahan hidup kita. Di sana pula kita dapat bersembah sujud di hadirat Yesus Kristus yang memurnikan hidup kita di Kapel Adorasi yang selalu dibuka bagi kita.

Tuhan Yesus Kristus, kami membutuhkan pemurnian-Mu. Kami percaya Engkau hadir di sini bersama kami dan kami berharap pada kerahiman dan kasih-Mu yang tanpa batas. Terima kasih Engkau menjaga dan melindungi kami dalam persahabatan-Mu. Terima kasih atas anugerah berharga iman Katolik dan Bunda Gereja. Lindungilah Gereja-Mu dari semua musuhnya kini dan selamanya. Amin.

Ketua Komisi HAK KAS, pastor rekan di Paroki Ungaran; pernah menjabat Rektor Seminari Tinggi Sinaksak Pematang Siantar.

Sumber: Sesawi.net

Tags : , , , , ,

AYD 2017: OMK St. Sylsvester Paroki SPM Bunda Kristus Wedi Sambut Kirab Salib AYD

Kirab Salib AYD 2017 memasuki gedung Gereja St. Perawan Maria Bunda Kristus Paroki Wedi – Klaten melalui pintu gerbang utama. Ciri khas Gereja Paroki Wedi adalah corak bangunannya dengan atap menjulang tinggi dengan tiang tiang kayu jati berukuran besar di setiap titik. (OMK St. Sylvester Paroki Wedi)

BERIKUT ini kami tampilkan esai foto tentang cara segenap OMK St. Sylvester Gereja St. Perawan Maria Bunda Kristus Paroki Wedi- Klaten saat menyambut  kedatangan kirab Salib Asian Youth Day (AYD) ke-7 tahun 2017. Perhelatan iman skala internasional antara OMK se Asia  bernama AYD ini akan berlangsung di Keuskupan Agung Semarang (KAS).

KAS sudah menentukan pilihannya bahwa Yogyakarta akan menjadi tuan rumah untuk AYD ke-7 awal Agustus 2017 mendatang. Sebelumnya, AYD ke-6 telah berlangsung di Daejeon, Korea Selatan tahun 2014 lalu.

AYD dan IYD

AYD berlangsung setiap tiga tahun sekali. Sementara, Indonesia Youth Day (IYD) yang berlangsung di Indonesia dengan sponsor utamanya Komisi Kepemudaan KWI diselenggarakan setiap lima tahun sekali.

IYD pertama telah berlangsung di Sanggau, Kalimantan Barat, tahun 2012. IYD kedua baru saja terselenggara dengan lancar dan meriah bersama 2.600-an peserta dan 24 Uskup dari seluruh Indonesia pada tanggal 1-6 Oktober 2016 di Manado, Sulawesi Utara. IYD ketiga akan diselenggarakan pada tahun 2022 di Keuskupan Agung Palembang (KAPAL) namun pihak KAPAL belum menentukan di kota mana IYD ke-3 tahun 2022 itu akan berlangsung.

Muncul pertanyaan kenapa jarak waktu terselenggaranya IYD pertama dan kedua hanya ‘berjarak’ empat tahun dan bukan lima tahun sebagaimana mestinya. IYD kedua sengaja dimajukan setahun sebelumnya (tahun 2016) dari jadwal rencana semula (tahun 2017) agar tidak ‘bertabrakan’ dengan AYD ke-7 pada tahun 2017.

AYD ke-7 tahun 2017 di Yogyakarta

Konsep Asian Youth Day (AYD) digagas pertama kali oleh Federasi Para Uskup Asia (FABC)  dan AYD ini berlangsung rutin setiap tiga tahun sekali. Senada dengan semangat World Youth Day (WYD) yang mengajak OMK seluruh dunia berkumpul dalam satu semangat iman dan harapan, AYD juga mengajak seluruh OMK di seluruh negara di Benua Asia –bukan hanya negara-negara anggota ASEAN—untuk berkumpul bersama merayakan iman dan kebersamaan untuk membangun peradaban cinta kasih dan cinta perdamaian.

Ide terbentuknya AYD ini pertama kali muncul pada tahun 1991, ketika berlangsung World Youth Day ke-5 di Czestochova, Polandia. Ketika itu, sejumlah kontingen WYD 1991 dari beberapa negara di Asia mengungkapkan keinginan sama: mengapa hal serupa tidak terjadi di Benua Asia? Akhirnya, FABC pun merestui lahirnya Asian Youth Day (AYD).

Tahun 1993 berlangsung sebuah rapat di Bangkok untuk membahas gagasan tersebut dan setahun berikutnya muncullah semacam Kelompok Kerja OMK Asia untuk merumuskan program AYD hingga kemudian benar-benar AYD itu muncul dan terjadi.

Barulah pada tahun 1999, Asian Youth Day pertama kalinya bisa terjadi di Hua Hin, Thailand pada tanggal 7-12 Agustus 1999 dan mengambil tema “Asian Youth Journeying with Jesus towards the New Millennium”.AYD ke-2 berlangsung di Taipei, Taiwan, 11-17 Agustus 2001 bertema “We are Called to Sanctity and Solidarity“.AYD ke-3 di Bangalore, India, 10-17 Agustus 2003 bertema “Asian Youth for Peace”.AYD ke-4 di Hong Kong, 30 Juli – 5 Agustus 2006 bertema “Youth, Hope of Asian Families”.AYD ke-5 di Imus, Filipina, 20-27 November 2009 bertema “ Asia, Fiesta! Young Asians: Come Together, Share the Word, Live the Eucharist. “AYD ke-6 di Daejeon, Korsel, 10-17 Agustus 2014 bertema “Asian Youth. Wake up. The Glory of the Martyrs Shines on You” dan dihadiri Paus Fransiskus.AYD ke-7 di Yogyakarta, KAS, 30 Juli – 6 Agustus 2017 bertema “Joyful Asian Youth: Living the Gospel in Multicultural Asia”.

Baca juga:  Salib AYD 2017 di Gereja SPM Bunda Kristus Wedi – Klaten

wedi-salib-ayd-3Dengan berpakaian adat Jawa setempat corak Solo, segenap OMK St. Sylverster Paroki Wedi dan umat katolik ikut menyambut kedatangan Salib AYD 2016 di halama Gereja SMP Bunda Kristus Paroki Wedi – Klaten yang luas. (OMK St. Sylvester Paroki Wedi) wedi-salib-ayd-2Bertempat di halaman depan Gereja Santa Perawan Maria Bunda Kristus Paroki Wedi -Klaten, kirab Salib AYD 2017 diserahterimakan dari kontingen OMK St. Bonaventura Paroki St. Yusup Gondang ke OMK St. Sylvester Paroki Wedi. Sebelum menjadi sebuah paroki mandiri, Paroki Gondang dulunya merupakan salah satu stasi Paroki Wedi. (OMK St. Sylvester Paroki Wedi) Co-founder dan chief editor Sesawi.Net; Konsultan Media & Communication di lembaga internasional mhariyadi@sesawi.net, mathias.hariyadi@gmail.com

Sumber: Sesawi.net

Tags : , , , , , ,

RIP Romo Anton Moningka MSC di RS Sint Carolus Jakarta

KABAR duka kembali datang dari Kongregasi Imam-imam Misionaris Hati Kudus (MSC). Kepada Redaksi Sesawi.Net, Pastor Albertus Sujoko MSC –dosen teologi di STFT Pineleng, Manado– mengabarkan:

Telah meninggal dunia: Pastor Anton Moningka MSC.

anton-moningka-mscAlmarhum Romo Anton Moningka (kedua dari kiri) saat merayakan Pesta Emas HUT ke-50 Tahun Tahbisan Imamatnya bersama ketiga jubilaris lainnya: Romo Hery Merung MSC, Romo John Mangkey MSC, dan Romo Titus Rahail MSC. (Courtesy of Pena Katolik)

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kapan dan dimana akan berlangsung requiem dan prosesi pemakaman, karena Romo Sujoko masih berada di stasi untuk memimpin perayaan ekaristi.

Bulan April 2015 lalu, almarhum Pastor Anton Moningka bersama ketiga kolega imam MSC lainnya yakni Pastor Herry Merung MSC, Pastor John Mengko MSC, dan Pastor Titus Rahail MSC merayakan Pesta Emas ke-50 Tahun Imamat mereka di Gereja Hati Kudus Karombasan, Manado.

Requiescat in pace.

Co-founder dan chief editor Sesawi.Net; Konsultan Media & Communication di lembaga internasional mhariyadi@sesawi.net, mathias.hariyadi@gmail.com

Sumber: Sesawi.net

Tags : , , ,

The Kingdom of God within Us

Ilustrasi (Ist)

MY daily reflection and prayer:

Thursday, November 10, 2016

Memorial of Saint Leo the Great, Pope and Doctor of the Church

Dear my friends,

Here is the Gospel for us today according to St. Luke 17:20-25

Asked by the Pharisees when the kingdom of God would come, Jesus said in reply, “The coming of the kingdom of God cannot be observed, and no one will announce, ‘Look, here it is,’ or, ‘There it is.’ For behold, the kingdom of God is among you.” Then he said to his disciples, “The days will come when you will long to see one of the days of the Son of Man, but you will not see it. There will be those who will say to you, ‘Look, there he is,’ or ‘Look, here he is.’ Do not go off, do not run in pursuit. For just as lightning flashes and lights up the sky from one side to the other, so will the Son of Man be in his day. But first he must suffer greatly and be rejected by this generation.

This is the Gospel of the Lord. Praise to you Lord Jesus Christ.

***

Jesus Christ’s word today help us to understand the Kingdom of God better. It is concerned more about the state of the soul and the struggle between good and evil than external things.

In our faith, we can see the Kingdom of God comes only when we accept Jesus Christ as king of our souls. It is within us only when we allow him to rule and order our lives and does his Kingdom come. It is now the moment for us to encounter Jesus Christ and make him our King of kings.

In the Perpetual Adoration of the Eucharist we adore Jesus Christ who comes first to reign in our hearts. There we love him and sacrifice ourselves in order to respond to his Kingdom. We are building his Kingdom in our prayer and charity. Do we believe in Jesus Christ and accept his will?

Let’s pray: Lord Jesus Christ, help us to understand your Kingdom which has come within us. Build your Kingdom within us, in our thoughts and desires. Make our lives the light and salt to spread your Kingdom effectively to those with whom we live now and forever. Amen.

Ketua Komisi HAK KAS, pastor rekan di Paroki Ungaran; pernah menjabat Rektor Seminari Tinggi Sinaksak Pematang Siantar.

Sumber: Sesawi.net

Tags : ,

Daya Tahan Teguh Sampai Akhir

Minggu, 13 November 2016

Minggu Biasa XXXIII: Mal 4:1-2a; Mzm 98:5-6.7-8.9a; 2Tes 3:7-12; Luk 21:5-19

Yesus bersabda, “…. karena nama-Ku kamu akan dibenci semua orang tetapi tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang. Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu.”

Injil hari ini menyampaikan kepada kita tentang Yesus Kristus yang menubuatkan banyak tanda yang akan menggoncang manusia dan bangsa-bangsa. Allah bekerja melalui banyak peristiwa dan tanda untuk memurnikan dan membarui kita dalam pengharapan dan kerahiman-Nya. Kerahiman-Nya membantu kita membentuk hati kita tetap teguh mengandalkan Dia.

Yesus Kristus mengingatkan kita agar kita mengenali tanda-tanda pnghakiman Allah, kerahiman-Nya dan rahmat-Nya yang menyelamatkan kita. Yesus Kristus juga mengingatkan kita bahwa akan ada tantangan, penderitaan dan penganiayaan pada masa ini hingga Ia datang pada akhir zaman. Namun Ia meneguhkan kita untuk tidak perlu takut pada mereka yang akan melawan atau mengancam kita dengan kasar karena kita mengikuti Dia. Bahkan Ia berjanji akan memberi kita kekuatan supernatural, kebijaksanaan dan keberanian bila kita bertahan pada iman kita dan bersaksi atas kebenaran, kasih dan kerahiman-Nya.

Kita hanya perlu teguh bertahan sampai akhir. Keteguhan sampai akhir tak pernah membuat kita menyerah berpengharapan dalam kasih dan kerahiman-Nya. Daya tahan teguh itu merupakan kekuatan mendasar yang Allah berikan kepada kita yang mengandalkan Dia. Daya tahan teguh itu merupakan keeabaran yang membuat kita tak pernah menyerah berpengharapan, tak pernah kendor dalam keputusasaan atau kebencian.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi sementara kita bersembah sujud di hadirat Yesus Kristus kita belajar untuk bertahan sampai akhir dalam kasih dan kerahiman-Nya. Di sana Ia akan memampukan kita bertahan kuat menanggung macam-macam cobaan.

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah contoh utama dan pelopor yang telah bertahan memanggul salib demi keselamatan kami. Dalam Dikau Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kami bahkan selagi kami masih berdosa Engkau wafat bagi kami. Anugerahilah kami daya tahan teguh yang tak pernah menyerah berharap dalam kasih dan kerahiman-Mu selama-lamanya. Amin.

Ketua Komisi HAK KAS, pastor rekan di Paroki Ungaran; pernah menjabat Rektor Seminari Tinggi Sinaksak Pematang Siantar.

Sumber: Sesawi.net

Tags : , , ,

Brevir Sore, Rabu: 09 Nopember 2016, Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran

ibadat-brevir-soreBrevir Sore, Rabu: 09 Nopember 2016, Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran 0By admin onNovember 9, 2016DOA BREVIR, RABU, SORE

PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Alleluya.

MADAH

Kota Yerusalem mulya

Yang aman dan sentosa

Engkau dibangun di surga

Dari batu bernyawa

Suci murni indah permai

Tak ubahnya mempelai.

Engkau turun dari surga

Bagai mempelai mulya

Yang siap menghadap Tuhan

Dihias kesucian

Untuk bersatu slamanya

Dengan Tuhan yang jaya.

Pintumu penuh permata

Lebar-lebar terbuka

Bagi wargamu semua

Yang demi Anakdomba

Rela mengurbankan nyawa

Menumpahkan darahnya.

Terpujilah Allah Bapa

Pencipta yang kuasa

Bersama Putra ilahi

Yang bangkit dari mati

Menganugerahkan RohNya

Untuk tinggal slamanya. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon

Kediaman Allah yang maha tinggi tidak akan goncang, sebab Allah tinggal di dalamnya.

Mazmur 45 (46)

Allah itu perlindungan dan kekuatan kita,*

pertolonganNya terbukti dalam kesesakan kita.

Maka kita tidak takut, sekalipun bumi bergetar,*

sekalipun gunung-gemunung tenggelam ke dasar laut.

Sekalipun gelora lautan berbuih mengamuk,*

sekalipun gunung-gemunung goncang diempas ombak.

Kota kediaman Allah yang mahatinggi,*

digembirakan oleh aliran sungai.

Karena Allah mendiamiNya, kota itu tidak akan goncang,*

Allah menolongnya waktu fajar merekah.

Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang,*

Allah memperdengarkan suaranya, maka hancurlah bumi.

Tuhan semesta alam menyertai kita,*

benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.

Mari, pandanglah karya Tuhan yang agung,*

dan karyaNya yang dahsyat di seluruh bumi.

DihentikanNya semua peperangan sampai ke ujung bumi,+

busur dipatahkanNya, tombak diremukkanNya,*

dibakarNya kereta perang.

“Jangan banyak bicara, akuilah aku sebagai Allah,*

agung di antara bangsa-bangsa, agung di seluruh dunia”.

Tuhan semesta alam menyertai kita,*

benteng kuatlah bagi kita Allah Yakub.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Kediaman Allah yang maha tinggi tidak akan goncang, sebab Allah tinggal di dalamnya.

Antifon

Mari kita pergi ke rumah Tuhan dengan hati gembira.

Mazmur 147 (147B)

Megahkanlah Tuhan, hai Yerusalem,*

pujilah Allahmu, hai Sion.

Sebab Ia menguatkan palang pintu gerbangmu,*

Ia memberkati para pendudukmu.

Sebab Ia memberikan kesejahteraan kepada daerahmu,*

dan mengenyangkan dikau dengan gandum yang paling baik.

Ia mengutus sabdaNya ke bumi,*

dengan segera firmanNya berlari.

DiturunkanNya salju seperti bulu domba,*

dihamburkanNya embun beku bagaikan abu.

DilemparkanNya hujan es seperti kerikil,*

siapa dapat menahan dinginnya?

Ia bersabda lagi, maka es mencair kembali,*

Ia menyuruh anginNya bertiup, maka air mengalir.

Dialah yang menyampaikan firmanNya kepada Yakub,*

ketetapan dan hukumNya kepada Israel.

Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa,*

hukum-hukumNya tidak mereka kenal.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Mari kita pergi ke rumah Tuhan dengan hati gembira.

Antifon

Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya yang kudus.

Why 19,1-7

Alleluya.

Pokok keselamatan, kemuliaan dan kekuasaan ialah Allah kita,*

karena benar dan adillah segala keputusanNya.

Alleluya.

Alleluya.

Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya,*

semua yang takwa, baik kecil maupun besar.

Alleluya.

Alleluya.

Sebab Tuhan, Allah kita yang mahakuasa,*

sudah menjadi raja.

Alleluya.

Alleluya.

Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai,*

marilah kita memuliakan Tuhan.

Alleluya.

Alleluya.

Hari pernikahan Anakdomba telah tiba,*

dan mempelaiNya sudah siap berhias.

Alleluya.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Pujilah Allah kita, hai sekalian hambaNya yang kudus.

BACAAN SINGKAT

(Why 21,2-3.22.27)

Kulihat kota suci, Yerusalem baru, turun dari surga, dari Allah, berhias laksana mempelai yang siap menyambut suamiNya. Dan aku mendengar suara yang nyaring dari takhta berseru: Inilah kemah Allah di tengah-tengah manusia. Allah akan tinggal bersama mereka. Mereka akan menjadi umatNya, dan Ia akan menjadi Allah mereka. Dan aku tidak melihat suatu kenisah di kota itu; sebab Tuhan, Allah yang mahakuasa sendiri dan Anakdomba itulah kenisahNya. Ke dalamnya tidak akan masuk sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta. Hanyalah orang yang terdaftar dalam kitab kehidupan Anakdomba, diizinkan masuk ke dalam kota suci itu.

LAGU SINGKAT

P: Berbahagialah orang,* Yang tinggal dalam rumahMu, ya Tuhan.

U: Berbahagialah orang,* Yang tinggal dalam rumahMu, ya Tuhan.

P: Mereka akan memuji Engkau selama-lamanya.

U: Yang tinggal dalam rumahMu, ya Tuhan.

P: Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U: Berbahagialah orang,* Yang tinggal dalam rumahMu, ya Tuhan.

Antifon Kidung

Tuhan telah menyucikan tempat kediamanNya. Inilah rumah Allah, di sini orang menyerukan nama Tuhan. Tentang rumah ini Tuhan telah bersabda: Aku akan tinggal di dalamnya.

KIDUNG MARIA

(Luk 1,46-5)

Aku mengagungkan Tuhan,*

hatiku bersukaria karena Allah, penyelamatku.

Sebab Ia memperhatikan daku,*

hambaNya yang hina ini.

Mulai sekarang aku disebut: yang bahagia,*

oleh sekalian bangsa.

Sebab perbuatan besar dikerjakan bagiku oleh Yang mahakuasa,*

kuduslah namaNya.

Kasih sayangNya turun-temurun,*

kepada orang yang takwa.

Perkasalah perbuatan tanganNya,*

dicerai-beraikanNya orang yang angkuh hatinya

Orang yang berkuasa diturunkanNya dari takhta,*

yang hina-dina diangkatnya.

Orang lapar dikenyangkanNya dengan kebaikan,*

orang kaya diusirNya pergi dengan tangan kosong

Menurut janjiNya kepada leluhur kita,*

Allah telah menolong Israel, hambaNya.

Demi kasih sayangNya kepada Abraham serta keturunannya,*

untuk selama-lamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon Kidung

Tuhan telah menyucikan tempat kediamanNya. Inilah rumah Allah, di sini orang menyerukan nama Tuhan. Tentang rumah ini Tuhan telah bersabda: Aku akan tinggal di dalamnya.

DOA PERMOHONAN

Penyelamat kita telah menyerahkan nyawaNya untuk mempersatukan anak-anak Allah yang tersebar di mana-mana. Marilah berdoa kepadaNya:

U: Ingatlah GerejaMu, ya Tuhan.

P: Tuhan Yesus, Engkau mendirikan rumahMu di atas wadas yang teguh,* kuatkanlah kepercayaan GerejaMu, dan teguhkanlah imannya.

U: Ingatlah GerejaMu, ya Tuhan.

P: Tuhan Yesus, dari lambungMu telah mengalir darah dan air,* perbaharuilah GerejaMu dengan sakramen-sakramen perjanjian yang baru dan kekal.

U: Ingatlah GerejaMu, ya Tuhan.

P: Tuhan Yesus, Engkau hadir di tengah-tengah kami yang berhimpun demi namaMu,* kabulkanlah doa seluruh GerejaMu.

U: Ingatlah GerejaMu, ya Tuhan.

P: Tuhan Yesus, bersama Bapa Engkau menyediakan tempat bagi setiap orang yang mencintai Engkau,* sempurnakanlah cinta kasih GerejaMu.

U: Ingatlah GerejaMu, ya Tuhan.

P: Tuhan Yesus, tak seorangpun yang datang kepadaMu, Kaubuang ke luar,* terimalah semua orang mati dalam rumah Bapa.

U: Ingatlah GerejaMu, ya Tuhan.

BAPA KAMI

Bapa kami yang ada di surga,

dimuliakanlah namaMu.

Datanglah kerajaanMu.

Jadilah kehendakMu di atas bumi seperti di dalam surga.

Berilah kami rezeki pada hari hari ini.

Dan ampunilah kesalahan kami,

seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami.

Dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan,

Tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

DOA PENUTUP

Ya Allah, Engkau telah sudi mengumpulkan kami menjadi umat pilihanMu. Semoga kami sungguh menghormati, mencintai dan mentaati  Engkau, hingga di bawah bimbinganMu kami mencapai surga yang Kaujanjikan. Demi Yeus Kristus, PuteraMu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Bapa dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

PENUTUP

P: Semoga Tuhan memberkati kita, melindungi kita terhadap dosa dan menghantar kita ke hidup yang kekal.

U: Amin.

===========

Sumber: Ibadat Harian Ofisi Baru Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI – Liturgi, Penerbit Nusa Indah

 

Renungan Harian, Rabu: 09 November 2016, Yoh. 2:13-22

pesta-pemberkatan-basilika-lateranRenungan Harian, Rabu: 09 November 2016, Yoh. 2:13-22 0By admin onNovember 8, 2016Harian, Jendela Alkitab

YOH 2:13 Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem.

Yoh 2:14 Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ.

Yoh 2:15 Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.

Yoh 2:16 Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: “Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan.”

Yoh 2:17 Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: “Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku.”

Yoh 2:18 Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: “Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?”

Yoh 2:19 Jawab Yesus kepada mereka: “Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali.”

Yoh 2:20 Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: “Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?”

Yoh 2:21 Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.

Yoh 2:22 Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan merekapun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.

Renungan

Masih ada beberapa tempat di negara kita ini teramat sulit untuk sekedar menempatkan salib di atas bangunan yang akan menjadi tempat doa. Di lain tempat terjadi penyegelan bangunan  gereja dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal.

Gereja adalah tempat kudus dimana Allah tinggal dan memperdengarkan Sabda-Nya. Karena Ia dan Sabda yang diwartakan adalah kudus maka orang yang ambil bagian dalam persekutuan di dalamnya dikuduskan pula. Persekutuan orang beriman inilah sesungguhnya Gereja yang hidup dan kudus. Oleh karenanya, setiap orang beriman dalam persekutuan ini membawa dalam tubuhnya warta kehidupan dan kebahagiaan bagi banyak orang.

Pesta Pemberkatan Gereja Basilika Lateran menyadarkan kita akan persekutuan hidup beriman yang didasarkan dalam diri Yesus Kristus. Maka setiap kita adalah Bait Allah karena Roh Allah diam dalam diri kita. Gereja secara fisik menjadi tempat perjumpaan, persaudaraan, komunitas cinta kasih ilahi. Dimana kita dihidupkan oleh warta Sabda. Namun, Gereja adalah juga setiap orang beriman yang dihidupkan oleh Sabda dan Roh Allah serta ambil bagian dalam kesaksian karya Allah.

Tuhan Yesus Kristus, semoga kehadiran Gereja-Mu dalam diri orang beriman menjadi kesaksian hidup di tengah dunia ini, Amin.

===========

Sumber           : Ziarah Batin 2016

Kredit Foto     :

 

Renungan rabu yohanes 2:13-22

Brevir Pagi, Rabu: 09 Nopember 2016, Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran

ibadat-brevir-pagiBrevir Pagi, Rabu: 09 Nopember 2016, Pesta Pemberkatan Gereja Basilik Lateran 0By admin onNovember 9, 2016DOA BREVIR, PAGI, RABU

PEMBUKAAN

P: Ya, Allah, bersegeralah menolong aku.

U: Tuhan, perhatikanlah hambaMu.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Alleluya

MADAH

Tuhan Allah mahaluhur

Hari dan malam Kauatur

Terang gelap bergiliran

Silih ganti berurutan.

Senja hari yang mendekat

Melambangkan akhir hayat

Yang bagi umat beriman

Membuka keabadian.

Kabulkanlah doa kami

Ya Allah Bapa surgawi

Bersama Putra dan RohMu

Sekarang serta selalu. Amin.

PENDARASAN MAZMUR

Antifon

Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

Mazmur 119 (120) Merindukan perdamaian

Sabarlah dalam kesusahan dan bertekunlah dalam doa (Rom 12,12)

Dalam kesesakanku aku berseru kepada Tuhan,*

dan Ia mendengarkan daku.

Ya Tuhan, lepaskanlah aku dari bibir pendusta,*

dan dari lidah penipu.

Tuhan pasti membalas kamu,*

Ia pasti mengganjar kamu, hai para penipu!

Dengan panah tajam dari busur tentara,*

dengan bara yang berpijar-pijar.

Celakalah aku, entah aku tinggal jauh di daerah Mesekh,*

entah jauh di perkemahan Kedar!

Aku masih tinggal terlalu dekat juga*

pada orang yang membenci perdamaian.

Kalau aku, perdamaianlah yang kubicarakan,*

sedangkan mereka hanya peperangan.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Cinta kasih itu kesempurnaan hukum.

Antifon

Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

Mazmur 120 (121) Penjaga umat

Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi. (Why 7,16)

Aku melayangkan pandangan ke Gunung:*

dari manakah dapat kuharapkan pertolongan?

Pertolonganku dari Tuhan,*

yang menjadikan langit dan bumi. –

Ia takkan membiarkan kakimu tersandung,*

yang menjagamu takkan mengantuk.

Sungguh, takkan mengantuk dan tertidur*

yang menjaga Israel.

Tuhan menjaga dan menaungi kamu,*

Yang mahatinggi adalah kekuatanmu.

Matahari takkan menyakiti kamu di waktu siang,*

maupun bulan di waktu malam.

Tuhan menjaga kamu terhadap segala kemalangan,*

Ia menjaga nyawamu.

Tuhan menjaga segala tingkah lakumu,*

sekarang dan selamanya.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Ingatlah akan umatMu yang Kauperoleh dahulu kala.

Antifon

Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

Mazmur 121 (122) Kota suci Yerusalem

Kamu sudah datang ke gunung Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem surgawi (Ibr, 12,22).

Betapa gembira hatiku, ketika dikatakan kepadaku:*

“Mari kita pergi ke rumah Tuhan.”

Sekarang kami telah berdiri*

di gerbangmu, hai Yerusalem!

Hai Yerusalem engkau dibangun*

sebagai kota yang rapat tersusun.

Suku bangsa berziarah kepadamu,*

suku bangsa Tuhan.

Untuk bersyukur kepada Tuhan*

sesuai dengan peraturan Israel.

Di sanalah terdapat kursi pengadilan,*

kursi keluarga raja Daud.

Mohonkanlah damai sejahtera bagi Yerusalem:*

“Damai sejahtera bagi orang yang mencintai engkau!”

Semoga damai sejahtera turun atas wilayahmu*

dan kemakmuran atas istanamu. –

Atas nama semua saudara dan sahabatku*

aku mengucapkan selamat kepadamu.

Demi bait Tuhan, Allah kita,*

aku memohonkan kebahagiaan bagimu.

Kemuliaan kepada Bapa dan putera dan Roh Kudus.

Seperti pada permulaan sekarang, selalu dan sepanjang segala abad. Amin.

Antifon

Bangkitlah, ya Tuhan, belalah perkaraMu.

BACAAN SINGKAT

(Ul 15,7-8)

Andaikata salah seorang saudara yang tinggal di kota tempat kediamanmu jatuh miskin, maka janganlah kautegarkan hatimu dan jangan kaututup tanganmu terhadapnya. Tetapi bukalah tanganmu bagi saudaramu yang miskin, dan berilah pinjaman kepadanya sekadar keperluannya.

P: Ya Tuhan, dengarkanlah ratapan orang miskin.

U: Arahkanlah perhatianMu dan condongkanlah telingaMu.

DOA PENUTUP

Allah yang kekal dan kuasa, Engkau telah mencurahkan Roh Kudus penghibur kepada para rasul pada jam sembilan pagi. Utuslah kiranya Roh itu juga kepada kami, supaya kamipun memberi kesaksian tentang Engkau di hadapan semua orang. Demi Kristus, pengantara kami.

PENUTUP

P: Marilah memuji Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.

=========

Sumber: Ibadat Harian Ofisi Baru Menurut Ritus Roma Diterbitkan Oleh PWI – Liturgi, Penerbit Nusa Indah