Apa yang Istimewa dari Seorang Perempuan?

La Vang menangis1Pengantar Redaksi: Catatan ringan namun indah dan menyentuh ini juga kami terima dari seorang kawan perempuan. Kami tidak tahu siapa penulis aslinya. Kami bagikan untuk para pembaca. ————— SEORANG  anak yang sudah remaja bertanya pada ayahnya. Anak: “Ayah, mengapa seorang perempuan itu sangat mudah menangis?” Ayah: “Seorang perempuan itu mudah menangis karena Allah menciptakan bahu […]

La Vang menangis1

Pengantar Redaksi:

Catatan ringan namun indah dan menyentuh ini juga kami terima dari seorang kawan perempuan. Kami tidak tahu siapa penulis aslinya. Kami bagikan untuk para pembaca.

—————

SEORANG  anak yang sudah remaja bertanya pada ayahnya.

Anak: “Ayah, mengapa seorang perempuan itu sangat mudah menangis?”

Ayah: “Seorang perempuan itu mudah menangis karena Allah menciptakan bahu yang cukup kuat untuk menopang dunia, namun harus cukup lembut untuk memberi kenyamanan!”

Anak: “Menopang dunia?”

Ayah: “Iya, karena perempuan memiliki peranan sangat penting di dunia ini!”

Anak: “Bisa ayah jelaskan apa yang istimewa dari seorang perempuan?”

Ayah: “Allah memberikan kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak, dan menerima penolakan yang sering datang dari anak-anaknya. Allah memberi kekerasan untuk membuatnya tegar saat orang lain menyerah, namun dia mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh.”

Anak: “Seistimewa itu yah.?”

Ayah: “Bukan hanya itu, Allah juga memberikan kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan. Bahkan ketika anak-anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya.”

Anak: “Ternyata perempuan itu sungguh luar biasa ya, ayah?!”

Ayah : “Masih ada lagi keistimewaan yang dimilik seorang perempuan.”

Anak: “Apa itu yah?”

Ayah: “Allah memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalan dan melengkapi tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya. Allah memberi kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa suami yang baik tak akan pernah menyakiti istrinya. Tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada di sisi suaminya tanpa ragu.”

Anak: “Lalu bagaimana dengan lelaki?”

Ayah: “Lelaki harus membuat perempuan merasa nyaman dan terlindungi saat berada di sampingnya. Jangan pernah membuat hati perempuan terluka, jika lelaki berniat mempermainkan perempuan, ingatlah pengorbanan perempuan yang telah melahirkannya.

Kredit foto: Seorang perempuan paruh baya menangis tersedu-sedu karena anaknya baru saja meninggal dunia karena sakit. Ia menumpahkan kesedihannya di hadapan Bunda Maria di La Vang, Hue, Central Vietnam. (Mathias Hariyadi/Sesawi.Net)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply