Aneka Angin Malam dan Aku

malam bulan purnama by the secret of the nightBERSAMA letih dan kantuk, kubuka jendela kamarku sementara malam ini beristirahat di Pastoran Ijen Katedral Malang, ufgh! Angin malam tak menyia-nyiakan kesempatan. Mereka berebut masuk ke kamarku Ada yang menerpa wajahku. Ada yang mencolek pipi kiriku. Yang lain nyenggol pipi kananku. Bahkan ada yang mencubit hidungku, aih, genit amat sih kau. Yang lain lagi bahkan […]

malam bulan purnama by the secret of the night

BERSAMA letih dan kantuk, kubuka jendela kamarku sementara malam ini beristirahat di Pastoran Ijen Katedral Malang, ufgh! Angin malam tak menyia-nyiakan kesempatan. Mereka berebut masuk ke kamarku

Ada yang menerpa wajahku. Ada yang mencolek pipi kiriku. Yang lain nyenggol pipi kananku. Bahkan ada yang mencubit hidungku, aih, genit amat sih kau. Yang lain lagi bahkan mengelus daguku, Lembut.

Namun dan syukurlah, tak satu pun yang berani mencium bibirku! Dan itu membuatku lega, sangat!

Huh! Tiba-tiba rombongan paling belakang mengacak-acak rambutku bahkan ada yang menjitak jidatku bahkan ada yang menjenggung botakku bahkan ada yang menempeleng pelipisku.

Namun dan syukurlah, ada satu yang mengecup keningku lembut, amat! Dan yang paling akhir bahkan membisikkan di telingaku, masih dengan kelembutan pula dan lirih kudengar ucapan, “Selamat malam! Tidurlah! Hari ini perjalanan panjangmu dari Kota Lunpia menuju Kota Apel (tapi ini benar-benar Apel Malang bukan sebagai kiasan koruptif pun manipulatif) cukup sudah meletihkanmu, tidurlah!”

Maka aku pun berkidung
: Berkatilah kami ya Tuhan. Bila kami berjaga. Lindungilah kami. Bila kami tidur. Semoga kami berjaga bersama Kristus. Dan beristirahat dalam Damai…

: Sekarang Tuhan perkenankanlah hambaMu berpulang dalam damai- sejahtera menurut SabdaMu.

: Sebab aku telah melihat keselamatanMu, yang Kausediakan di hadapan segala bangsa.

: Cahaya untuk menerangi para bangsa, dan kemuliaan bagi umatMu PilihanMu…

Kidung selesai. Aku pun segera rebah menanti Berkah berwajah Pulas!

Malang

06.09.2014
SALAM TIGA JARI: Persatuan Indonesia dalam Keragaman

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•ĐǎƖєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
“abdi Dalem palawija”
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan
Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang

Kredit foto: Ilustrasi (Courtesy of the Secret of Night)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply