aplikasi

DOSEN Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Lampung, Dr Ir Suhendro Yusuf Irianto M Kom, membekali keterampilan servis komputer dan desain grafis anak jalanan di Kota Bandarlampung, sebagai program pengabdian masyarakat.

Suhendro, di Bandarlampung, Rabu, bersama kedua rekannya, Sushanty Saleh SKom MTI dan Indera SKom MTI, menyatakan meluangkan waktu dan pikiran untuk berbagi ilmu di Rumah Singgah Insan Kamil didasari keprihatinan atas nasib anak jalanan.

Dosen jurusan Sistem Informasi ini menuturkan, anak jalanan merupakan permasalahan yang harus dituntaskan, tidak hanya dengan pemberian materi, tetapi juga ilmu dan keterampilan sebagai bekal untuk mengubah jalan hidup mereka.

“Melalui program ini, kami memberikan pelatihan kepada mereka untuk merakit dan memperbaiki komputer. Selain itu, kami juga membekali mereka dengan kemampuan desain grafis, seperti membuat brosur, undangan, spanduk, banner, edit foto, dan mencetak foto,” katanya.

Bekal keterampilan tersebut, katanya, diharapkan dapat mendorong para anak jalanan itu menjadi mandiri dan termotivasi untuk bersemangat meraih masa depan yang lebih baik.

“Semoga dengan keterampilan ini, kelak mereka dapat bekerja sebagai teknisi komputer atau membuka usaha sendiri seperti jasa servis komputer dan foto studio,” kata Suhendro.

Dosen Fakultas Ilmu Komputer ini mengakui, tantangan terbesar dalam pengabdian ini adalah membangkitkan motivasi dan semangat anak-anak jalanan itu untuk mau belajar. Pasalnya mindset kebanyakan anak jalanan cenderung pesimistis dalam memandang hidup.

Karena itu, selain membekali keterampilan, pihaknya juga memotivasi semangat mereka agar bisa meraih masa depan.

Rektor IBI Darmajaya, Dr Andi Desfiandi SE MA, mengatakan program pengabdian masyarakat yang dilakukan para dosen IBI Darmajaya, merupakan bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam membantu masyarakat.

Pihaknya menegaskan, seorang dosen tak hanya dituntut mampu mengajar, tetapi juga aktif melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Karenanya kami selalu menekankan pada dosen untuk aktif dan terjun di tengah-tengah masyarakat untuk melakukan pengabdian. Kemajuan suatu daerah tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.