KEMARIN hari libur nasional: Hari Buruh. Mengisi liburan itu orang boleh refreshing, piknic, touring, atau ziarah. Apa yang dilakukan OMK Paroki Kebon Dalem Semarang? Mengalir dari semangat tinggal dalam Kristus melalui Adorasi Ekaristi Abadi, mereka melakukan hal-hal sederhana ini.

Setelah seharian membersihkan taman belakang pastoran, menguras kolam, dan memasak (nasi, sayur orak-arik, mihun goreng) dan goreng ayam, OMK Paroki Kebon Dalem Semarang melanjutkannya dengan berbagi nasi bungkus “made in” mereka.

Mereka diutus dan berangkat berdua-dua dengan naik sepeda motor untuk membagikan sebanyak 103 “nasbung” (jangan lihat jumlahnya tapi niat dan tekadnya) kepada gelandangan, pengemis, tukang becak dan anak jalanan di kawasan Tugu Muda, Poncol di Jl. Imam Bonjol, Bubakan, Pekojan, Mataram dan sekitarnya. Meski hujan megguyur mereka tetap semangat. Frater Pras dan Suster Yulia PI mengawal dan menyertai mereka.

Kebon Dalem OMK masa

Masak untuk kaum papa: OMK Paroki St. Fransiskus Xaverius Kebon Dalem memasak menu khusus orak-arik, ayam goreng, dan lainnya untuk kemudian dibagi-bagikan kepada kaum papa di sekitar Semarang Kota dalam rangka Hari Buruh Internasional atau May Day. (Dok, Panitia)

Kebon Dalem OMK kuras kolam

Cancut tali wanda: OMK Paroki St. Fransiskus Xaverius Kebon Dalem Semarang ‘cancut tali wanda’ (bangkit untuk berkarya bersama) menguras kolam ikan pastoran dalam rangka kegiatan memperingati May Day. (Dok. Panitia)

Setelah saya sendiri pulang dari Misa Lingkungan yang dihadiri 12 orang (3 bapak, 1 anak, 1 orang dewasa, selebihnya oma-oma lansia) dan sejenak melancarkan jari meniup saxofon sopran persiapan Paskahan Ekumene 9 Mei mendatang, maka sekitar pukul 22.15 kami kumpul untuk menikmati roti bakar dll di lesehan Gajah Mada bersama Kabid Koinonia yang jadi induk paguyuban OMK.
Inilah wajah-wajah mereka yang tetap ceria namun capek. Semoga aksos perdana ini berlanjut di masa depan secara lebih teratur.

Photo credit: OMK Paroki St. Fransiskus Xaverius Kebon Dalem, Semarang (Dok. Panitia)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.