50 Tahun Skolastikat SCJ, Temu Hati melalui Dehoniana Familia (4)

Dua mantan SCJ berbagi sukacita

PERAYAAN syukur 50 tahun skolastikat SCJ tidak hanya menjadi momen istimewa bagi para anggota Kongregasi SCJ, tetapi juga para alumni (mantan frater, bruder, romo SCJ) yang pernah mengenyam pendidikan di tempat ini.

Memperingati syukur 50 tahun, Skolastikat SCJ berbagi rahmat dan syukur bersama para alumni.

Dalam rangka syukur itulah, SCJ membuka hati dan bersyukur bersama. Keterbukaan SCJ untuk berbagi syukur bersama para alumni dilandasi oleh keyakinan bahwa spiritualitas dan kharisma Pater Dehon (pendiri SCJ) masih tertanam dalam diri para mantan SCJ. Karena itulah, SCJ mengajak mereka untuk menjadi nabi cinta kasih dan pelayan perdamaian di tengah masyarakat sesuai bidang pekerjaan mereka masing-masing.

Selasa (24/6), SCJ mengadakan pertemuan dengan para alumni di Skolastikat SCJ Yogyakarta. Sekitar 60 orang alumni hadir dalam pertemuan ini. Pertemuan yang bertema “Temu Hati” digagas untuk mengakrabkan dan mengeratkan tali persaudaraan para alumni dan SCJ.

“Pertemuan ini sebagai ungkapan syukur 50 tahun Skolastikat SCJ dan menyatukan hati untuk bersama menjadi pelayan perdamaian,” kata Rm FX Tri Priyo Widarto SCJ, Rektor Skolastikat SCJ.

Bagi mereka yang pernah mengalami hidup bersama (baik frater, bruder, dan romo maupun mantan SCJ), Skolastikat SCJ menorehkan kenangan tersendiri dalam hidup mereka. Pengalaman selama hidup bersama, mengalami pendidikan dan pembinaan bersama, tentu tidak akan berlalu untuk dikenang. Kenangan akan kebersamaan yang dialami terasa ‘baru’ di saat 50 tahun Skolastikat SCJ.

“Saat masuk di halaman skolastikat, saya jadi teringat ketika masa-masa sebagai frater,” tutur Yosep Abdulrahman, salah seorang alumnus dari Surabaya.

Ia mengatakan, ia terkesan dan juga merasa dekat kembali atas sambutan dan hangatnya persaudaraan yang ada di SCJ.

Pertemuan ini menjadi momen tepat menyatukan hati dan semangat persaudaraan yang mengalir dari spiritualitas Hati Kudus Yesus. “Semangat dan spiritualitas Hati Yesus hendaknya tetap hidupi dan dibagikan, karena Anda pun pernah mengalami hidup di skolastikat ini,” kata Rm Paulus Sugino SCJ yang juga hadir dalam pertemuan ini.

Semangat Hati Yesus hendaknya menjadi inspirasi dan daya dorong dalam hidup dan pelayanan kita masing-masing.

Dehoniana Familia

Hasil dari pertemuan ini adalah dibentuknya Dehoniana Familia, sebuah wadah berkumpul dan saling komunikasi antarpara alumni (mantan frater, bruder, romo SCJ). Para alumni bekerja di berbagai tempat dengan profesi masing-masing. Ada yang bekerja di Yogyakarta, Jakarta, Lampung, Palembang, dan beberapa tempat lainnya. Dengan adanya Dehoniana Familia, para alumni dapat saling menguatkan, berkomunikasi, dan saling mendukung.

Teman angkatan Uskup Palembang: Uskup Agung Keuskupan Palembang Mgr. Aloysius Sudarso SCJ (tengah) berfoto bersama teman-teman angkatan alumni Skolastikat SCJ di Jl. Kaliurang Yogyakarta. (Dok. SCJ)

“Dengan adanya wadah ini, para alumni juga turut menjadi nabi-nabi cinta kasih dan pelayan perdamaian di tengah masyarakat dan dunia,” pesan Pater Propinsial, Rm A Madya Srijanto SCJ, dalam sambutannya.

Pater propinsial berharap, karya SCJ yang tersebar luas di berbagai tempat karya juga menggerakan hati para alumni untuk turut berpartisipasi. Ia berpesan, spiritualitas Hati Kudus yang telah dialami saat di Skolastikat SCJ Yogyakarta hendaknya juga ditularkan dan dibagikan kepada semua orang. Para alumni dapat menjadi agen cinta kasih bagi orang-orang yang dijumpai.

Seluruh pertemuan ini ditutup dengan perayaan syukur 50 tahun Skolastikat SCJ.

Kredit foto: Pertemuan dua sahabat, sesama alumni Skolastikat SCJ di Jl. Kaliurang, Yogyakarta. (Dok. Skolastikat SCJ)

Tautan:

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: