100 % Guru, 100 % Katolik di Rekoleksi Paguyuban Guru Paroki St. Petrus Pekalongan

guru katolik by deni 2

SUPER. Demikian kira-kira kata yang bisa diungkapkan pada umat yang tergabung dalam Paguyuban Guru Katolik Paroki Santo Petrus Pekalongan.

Paguyuban ini terbentuk pada awal bulan Januari 2015 sebagai suatu bentuk keterlibatan paroki dengan gerak pastoral keuskupan. Tim Pendidikan Dewan Pastoral Paroki mengadakan acara Natal Bersama para guru se-Paroki St. Petrus Pekalongan, yang meliputi Kotamadya dan Kabupaten Pekalongan. Secara definitif paguyuban ini dibentuk pada awal bulan Januari 2015 diketuai oleh Bapak Deny Y.

Pada bulan Februari, Tim Pendidikan DPP dan Pengurus Paguyuban Guru Katolik St. Petrus Pekalongan mengadakan rekoleksi. Ini berlangsung pada hari Minggu, 15 Februari 2015 di Aula St. Bernardus Pekalongan.

Teman yang diangkat dalam rekoleksi adalah ”100 % Guru dan 100 % Katolik”. Rekoleksi didampingi oleh Bapak Edi Sadono yang memaparkan empat kompetensi guru. Sementara RD. Martinus Maryoto, Pr mengajak para guru merefleksikan profesi guru lebih dari sekedar profesi untuk mencari uang melainkan profesi sebagai suatu panggilan. Kesadaran akan profesi sebagai panggilan hendak ditempatkan dalam konteks perutusan para guru sebagai umat katolik dimana setiap tindakan dan karyanya meneladan Yesus sebagai Imam, Nabi dan Raja (Trimunera Christi).

guru katolik
Diskusi hangat di antara para guru katolik se Paroki Pekalongan (Dok. Deny Y)

Rekoleksi, yang didukung oleh Tim Kerja Pendidikan DPP, berlangsung dari pukul 09.00 sampai 14.00 siang dihadiri lebih dari 70 orang guru TK, SD, SMP dari Yayasan Santa Maria, Guru SMA Bernardus, gur-guru TK, SD, SMP, SMA dan SMK Negeri se-Kotamadya dan Kabupaten Pekalongan.

Selain peserta mendapat ilmu dari para narasumber, acara juga diisi dengan sharing kelompok tiap jenjang pendidikan dengan hasil sharing yang diplenokan. Salah satu hasil pleno yang menarik bahwa Gereja bertindak aktif dalam mensosialisasikan program keuskupan mengenai Tahun Kerasulan Pendidikan. Para guru juga telah ambil bagian dalam tugas menggereja sebagai pendamping PIA-PIR, Prodiakon, Katekis, Pengurus Lingkungan, Pengurus DPP, dan Lektor. Sementara sekolah-sekolah katolik dan negeri pun telah ambil bagian dalam pelayanan Ekaristi, baik sebagai petugas koor maupun tata laksana.

guru katolik 2 by denyDalam kesempatan pleno, para guru berharap bahwa paguyuban ini dapat menjadi tempat mencurahkan uneg-uneg dan berbagi semangat diantara para guru. Dalam kesempatan rekoleksi ini, para guru merancang kegiatan ke depan, seperti Seminar, Retret, Outbound dan Arisan.

Semoga paguyuban ini bertumbuh dan berkembang dengan baik di tengah kehidupan menggereja umat Paroki St. Petrus Pekalongan. Paguyuban Guru Katolik tidak sekedar menjadi tempat berkumpulnya para guru, namun sebagai paguyuban iman dimana pribadi-pribadi yang ada di dalamnya saling memberikan diri/nilai positif yang mengembangkan satu sama lain.

Tuhan memberkati.

Website Paroki St. Petrus Pekalongan: http://www.stpetruspekalongan.org

 

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: