10 hari di China: Shanghai Hongqiao, Stasiun KA Terbesar di Asia,4 kali Lapangan Bola (7)

< ![endif]-->

MAU lihat bukti betapa majunya negeri bernama  Republik Rakyat China (RRC) yang kian melaju di garis peradaban modern ini? Maka lihatlah beberapa benchmark yang ada di kota Shanghai di barisan pesisir China.

Mari kita lihat satu per satu.

1.       Bandara Internasional Pudong

Terlihat sangat modern dan akomodatif dengan kebutuhan penumpang yang ingin boarding dan landing di bandara besar ini justru karena lokasinya terjalin dengan moda transportasi darat dari dan menuju pusat kota Shanghai. Begitu keluar dari peron Stasiun Subway Pudong, tinggal jalan kaki sepanjang 300-an meter, maka sampailah kita ke entrance gate menuju bandara. Begitu pula sebaliknya: tersedia tiket terpadu dari Bandara menuju bagian-bagian penting di seluruh penjuru Shanghai.

Sangat mudah, enak, cepat dan tentu saja nyaman dan aman.

2.     Jaringan subway di Shanghai yang terintegrasi dengan terminal bus dan pusat perbelanjaan.

Begitu keluar dari exit gate setiap peron stasiun subway di Shanghai, maka tinggal melangkah ke exit gate sesuai destinasi arah jalan kaki. Kalau mau melangkah ke jalanan umum, ya tinggal ambil exit gate menuju jalan apa di sisi bagian mana. Kalau mau jajan atau makan-minum, ya tinggal ambil exit gate yang terintegrasi dengan pusat pertokoan dan pusat jajan serba ada.

3.       Stasiun Hongqiao berada sedikit di luar kota Shanghai.

IMG_7132 Stasiun Hongqiao papan reklame - Copy

Stasiun subway ini punya keistimewaan tersendiri, karena itu akan saya bahas lebih mendetil lantaran penampilannya yang super istimewa dengan fasilitas yang lengkap dan istimewa pula.

Hub menuju Beijing dan kota-kota besar lainnya

Stasiun Shanghai Hongqiao sungguh sangat strategis di Shanghai lantaran dari stasiun super besar inilah, hampir semua jaringan transportasi darat melalui rel kereta api bermula. Saya mengawali perjalanan panjang ke Beijing dengan kereta kapsul super cepat dari Stasiun Hongqiao ini. Pun pula, saya memakai jasa KA ekspres dan nonekspres ke Hangzhou juga melalui Stasiun Hongqiao ini.

Terletak di Distrik Minhang di luar kota Shanghai dan menempati areal seluas hampir 1,3 juta ha, inilah stasiun KA terbesar di Asia.

Kalau kita mendarat di Bandara Udara Hongqiao, maka stasiun ini bisa kita tempuh hanya sekali stop/pemberhentian dalam tempo tidak lebih dari menit saja. Begitu mendarat di Terminal 2, maka kita ambil line 2. Kalau kita datang dari arah pusat kota Shanghai, maka kita harus ambil jalur 10.

Istimewanya

Lalu apa keistimewaan Stasiun Shanghai Hongqiao ini hingga layak kita perbincangkan?

Dibangun mulai pada 20 Juli 2008, kontruksi bangunan ini dimodali dengan biaya tak kurang dari 15 milyar RMB (Yuan) atau setara dengan 2,3 juta dolar. Dibuka resmi operasinya tanggal 1 Juli 2010, stasiun ini mulai beroperasi persis pada hari dimulainya Hari H mulainya beroperasi KA super cepat trayek jalur Shanghai-Nanjing.

Stasiun ini memiliki 16 platform, dengan bangunan utama memanjang 420 meter, melebar 200 meter dengan ketinggian mencapai 70 meter dari bangunan bawah tanah sampai ke puncak tertinggi.

_MG_7646 Stasiun Hongqiao dari atas melebar - Copy

Konon, bangunan konstruksi Stasiun Shanghai Hongqiao ini makan beton lebih banyak dibanding konstruksi bangunan Bird Nest untuk kegiatan Olimpiade tahun 2008.

Stasiun ini juga bisa menampung jumlah penumpang tak kurang 10 ribu calon pengguna jasa KA dari segala penjuru di peron-peron waiting room pada saat yang bersamaan.

Tiga layanan KA super cepat (bullet train) yang tersedia di Stasiun Shanghai Hongqiao ini adalah jalur trayek Shanghai-Nanjing, Shanghai-Hangzhou dan Shanghai-Beijing.

Untuk jalur Shanghai-Hangzhou, tersedia banyak jenis layanan KA: mulai dari yang biasa sampai yang super cepat (eskpres nonstop). Waktu berangkat, saya memilih KA ekspres nonstop untukgerbong kelas dua dengan biaya tiket/orang sebesar 77,5 Yuan. Waktu pulang ke Shanghai dari Stasiun Hangzhou saya memilih kereta cepat biasa dan duduk di gerbong kelas dua dan dipatok harga 48,5 Yuan.

Sementara ke Beijing, saya memilih KA super cepat (bullet train) menuju Stasiun South Railway Station of Beijing dengan harga 553 Yuan untuk gerbong kelas 2.

Bangunan 4 lantai

Stasiun Shanghai Hongqiao memiliki empat lantai dengan konfigurasi manfaat sebagai berikut:

·         Level B1: pusat pembelian tiket secara otomatis; terletak di bawah tanah, lantai ini merupakan akses utama dari dan menuju lokasi moda transpotasi lain seperti bus, taksi. Semua penumpang KA dari 16 platform yang ada akan berhenti di Level B1 ini. Di sini juga bisa ditemuka beberapa sentra jajanan dan makan-minum

·         Level 1: pusat darimana seluruh jaringan KA akan datang dan berangkat. Semua penumpang mesti melalui level ini untuk bisa masuk ke lantai berikutnya yakni Level 2 sebagai departure hall.

IMG_7125 departure hall di Hongqiao - Copy

·         Level 2: Selain menyediakan jasa layanan pembelian tiket secara manual, lantai ini sebenarnya berfungsi sebagai departure hall dengan skala luas yang super jumbo. Semua calon penumpang KA super cepat untuk trayek Jinghu, Huning, Huhang mesti menunggu di peron khusus ini. Kalau lapar dan haus, jangan takut karena di sini juga tersedia sentra makan-minum.

Level 3: Melalui eskalator dari Level 2, kita bisa melanjutkan makan-minum di sentra lainnya.

15 menit

Yang menarik, ribuan calon penumpang bisa duduk manis sembari ngobrol sana-sini atau main game di peron Level 2 nan super luas ini. Kursi-kursi empuk disertai layanan WC tersedia di ujung gedung. Pun pula kalau mau minum, maka kran-kran khusus langsung minum bisa dimanfaatkan.

Sistem checking ticket melalui komputer juga sangat canggih.

Ketika awal datang pagi-pagi mau menuju Hangzhou, kami buru-buru mau boarding. Gesek sana-sini tiket, kok aksesnya tidak terbuka. Lalu ada gadis manis penjaga peron membisiki kami dalam bahasa Mandarin mengatakan, silakan duduk dulu bermanja-manja di lounge karena 15 menit menjelang KA berangkat kami baru bisa boarding.

Meski demikian, semua penumpang sudah diharapkan masuk ke Level 2 setidaknya 30 menit sebelum KA berangkat. Soalnya, kalau sampeyan tipe orang lemot dan maunya suka buru-buru, maka sistem trasportasi di China –termasuk Shanghai—tidak akan mau memaafkan keterlambatan ini.

Terlambat masuk boarding –sama seperti di pesawat—ya sudah adios amigo!

Inilah hebatnya Stasiun Shanghai Hongqiao: pelayanan prima, tepat waktu dan aman serta nyaman.

Photo credit: Shanghai Hongqiao Railway Station (Mathias Hariyadi/Royani Lim)

Tautan:

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply