1 Mil Ekstra (2)

(sambungan)

Sekarang mari kita lihat lebih jauh tentang ekstra satu mil ini. Mengapa kita harus berjalan 1 mil lebih dari yang diharuskan? Ayat terakhir dari Matius 41 memberikan alasannya. “Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” Agar bisa sempurna kita tidak bisa setengah-setengah. Tidak cukup melakukan ala kadarnya, tetapi berilah perhatian lebih akan sesuatu yang kita kerjakan karena tanpa itu kita tidak akan pernah bisa menjadi sempurna. Salah satu gambaran yang jelas mengenai  satu mil ekstra ini bisa kita lihat dalam hal menghadapi musuh, seperti yang tertulis dalam Lukas 6:27-36. “Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosapun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun berbuat demikian. Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosapun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak.” (ay 32-34). Kalau kita puas dan berhenti sampai disitu saja, lantas apa bedanya kita dengan yang lain? Ada seruan penting yang harus kita ingat bahwa dalam perjalanan hidup kita ini, kita harus berjalan menuju kesempurnaan seperti Yesus. And if we want to be like Him, we have to walk extra mile.

Dalam Efesus kita bisa melihat aplikasi lainnya. “Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus, jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan hati orang, tetapi sebagai hamba-hamba Kristus yang dengan segenap hati melakukan kehendak Allah, dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia.” (Efesus 6:5-7). Jangan cuma rajin ketika diperhatikan, atau ketika diiming-imingi bonus saja, tetapi lakukanlah apapun yang kita kerjakan dengan sebaik-baiknya seperti sedang melakukannya untuk Tuhan. Ini contoh lain dari menjalani tambahan 1 mil ekstra. Bagaimana dalam hal rohani? Kita sudah diselamatkan, oleh karena itu kita harus menjaga diri kita agar tetap berjalan dalam koridor firman Tuhan, sesuai dengan apa yang dikehendakiNya. Tetapi kita tidak berhenti disana, karena seharusnya kita harus belajar peduli kepada keselamatan orang lain. Membawa kabar keselamatan kepada orang lain baik lewat menolong yang membutuhkan, membagi kesaksian atau yang lebih mudah lagi yaitu dengan memberi keteladanan lewat cara hidup kita sendiri, itu semua bisa menjadi jendela bagi orang untuk bisa mengenal Juru Selamat kita.

Cepat puas dengan usaha ala kadarnya tidak akan pernah membawa kita untuk menapak ke arah kesempurnaan seperti yang dikehendaki Tuhan. Melakukan sesuatu hanya setengah-setengah tidak akan membuat kita mampu menjadi garam dan terang di dunia. Kalau mind set kita masih seperti ini, kita tidaklah berbeda dari orang lain. Yesus mengajarkan murid-muridNya termasuk kita untuk mau berjalan dan melakukan lebih. Itulah yang akan membedakan kita dari kehidupan orang dunia. 1 mil ekstra ini pun sejalan dengan pesan Kristus bahwa “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.” (Matius 16:24). Artinya kita harus siap mengorbankan apa yang ada pada kita, baik waktu, tenaga, pikiran, harta, jam-jam istirahat kita dan lain-lain agar bisa melakukan lebih dari sekedar kewajiban. Orang-orang yang berjalan hingga mil kedua adalah orang yang mau melakukan lebih dari sekedar kewajiban dan meneruskannya dengan melakukan atas dasar kasih, baik terhadap Tuhan maupun sesama. It’s not easy, but that will differ you with others. Are you ready? Let’s walk another one mile together!

You can’t be excellent if you only walk one mile. Go further by adding another one

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: